Pidato Menag Yaqut Sambut Ramadan 1442 H

Puasa Ramadan tentu tidak semata menahan makan, minum, dan hal lain yang membatalkan. Makna terdalam dari puasa adalah pengendalian diri. Ramadan menjadi kesempatan penting bagi kita untuk melatih dan mengendalikan hawa nafsu.

Puasa diharapkan meningkatkan kualitas pengendalian nafsu sehingga umat Islam istiqamah dalam ketaatan, serta lebih arif dan bijak dalam menghadapi segala persoalan. Orang yang arif atau bijak itu lebih dari sekadar tahu atau paham, tapi juga mengetahui implikasi dan berorientasi masa depan. Bahkan mampu memahami latar belakang dari sebuah persoalan.