Umat Islam Yogyakarta Sholat Gaib Untuk Korban Agresi Israel

Yogyakarta, 21/7 (Pinmas) - Jamaah sholat Jumat di sejumlah masjid dalam Kota Yogyakarta memanjatkan doa Qunut Nazilah dan menjalankan shalat jenazah gaib untuk umat Islam Palestina yang menjadi korban agresi militer tentara Israel. Doa Qunut Nazilah dan Sholat Gaib itu antara lain dilakukan  oleh sekitar 2.000 umat Islam jamaah Sholat Jumat di Masjid Gede Kauman Yogyakarta, Jumat, yang dipimpin imam/khatib H Mustafa Ismail SH LLM.   Sebelum melaksanakan Sholat Jumat, imam/khatib Masjid Gede Kauman mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama mendoakan umat Islam Palestina yang menjadi syuhada akibat agresi dan kesewenangan-wenangan Israel.  

Selain itu, doa Qunut Nazilah dan Sholat Gaib juga ditujukan untuk para korban musibah gempa tektonik dan tsunami yang secara beruntun melanda bangsa Indonesia.   "Mari kita bersama-sama mendoakan syuhada Palestina sebagai bentuk solidaritas umat Islam serta para korban musibah gempa dan tsunami," ujarnya.   Dalam khutbah Sholat Jumat, H Mustafa Ismail mengatakan bahwa peristiwa bencana alam yang berturut-turut menimpa masyarakat Indonesia hendaknya disikapi dengan kepasrahan dan pendekatan diri kepada Allah SWT.   Bencana alam yang menelan korban jiwa ribuan orang, seperti gempa di DIY dan Klaten (Jawa Tengah), banjir di beberapa daerah di Pulau Sumatera serta yang paling akhir gempa dan tsunami di pesisir selatan Pulau Jawa, hendaknya membuat masyarakat  mawas diri.   

Masjid Gede Kauman Yogyakarta yang selalu dipenuhi umat Islam untuk beribadah itu termasuk salah satu masjid terbesar  dan tertua di kota ini. Masjid tersebut dibangun oleh pendiri Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono I.    Agresi militer Israel ke negara Palestina dan Lebanon yang dikutuk keras oleh Umat Islam di seluruh dunia juga telah menimbulkan reaksi dari masyarakat muslim di Yogyakarta.    Selain mendoakan korban agresi militer Israel, masyarakat Yogyakarta juga melakukan aksi unjukrasa mengutuk serangan tersebut serta mengecam Amerika Serikat yang mendukung tindakan brutal Israel.(Ant/Myd)