Sosialisasi Prokes 5M, Kemenag Kota Bogor Gandeng Tokoh Agama

Bogor (Kemenag) - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor akan mengajak dan menggandeng tokoh agama dan stakeholders Kemenag Kota Bogor dalam mensosialisasikan Protokol Kesehatan (Prokes) 5M, yaitu; Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Membatasi Mobilitas dan Interaksi, dan Menjauhi Kerumunan.

"Kita akan mengajak tokoh agama dan stakeholder Kemenag Kota Bogor untuk bersama meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan 5M," ujar Kepala Kemenag Kota Bogor Ramlan Rustandi, usai menghadiri Kunjungan Kerja Anggota Komisi VIII DPR RI di Balai Kota Bogor, Rabu (03/02).

Menurutnya, upaya yang dilakukan tersebut bagian dari pelaksanaan Instruksi Menteri Agama  Nomor:  01 tahun 2021 tentang Gerakan Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan (5M). Instruksi yang ditujukan kepada seluruh jajaran Kementerian Agama, pusat hingga kabupaten/kota, untuk mengintensifkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat. 

“Bapak Menteri Agama telah meminta kami, jajarannya untuk mengajak ormas dan tokoh agama dalam sosialisasi protokol kesehatan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi, serta menjauhi kerumunan,” ujarnya.

Ia mengatakan, selain mengajak tokoh agama dan stakeholders, sinergi intensif dilakukan bersama Wali Kota dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor dalam upaya menekan meluasnya wabah Covid-19.

“Kita terlibat aktif bersama Wali Kota dan Forkopimda Kota Bogor dalam menekan meluasnya paparan Covid-19 ini, bagaimanapun ini adalah tugas kemanusiaan yang perlu dilaksanakan oleh ASN Kemenag Kota Bogor,” katanya. 

“Saya meminta kepada pegawai di lingkungan Kemenag Kota Bogor untuk menjadi teladan dalam penerapan 5M pada setiap aktifitas di kantor maupun di luar kantor, juga membatasi kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan banyak orang. Kita maksimalkan penggunaan teknologi informasi dalam pelaksanaan program maupun rapat-rapat,” sambungnya.