Siswa MAN 2 Samarinda Finalis 4th ASEAN Youth Speech Contest

Samarinda (Kemenag) --- Siswa madrasah kembali unjuk prestasi. Habibie Fauzan Hendriansyah, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN ) 2 Samarinda menjadi salah satu dari 10 finalis 4th ASEAN Youth Speech Contest “ From Recovery to Resilience of ASEAN”. 

ASEAN Youth Speech Contest merupakan kontes pidato pemuda ASEAN. Ajang kali keempat ini digelar dalam rangka menyambut hari ulang tahun ASEAN ke-54 yang diperingati pada 8 Agustus setiap tahunnya. Kompetisi ini diselenggarakan pada 24 Juli hingga 8 Agustus 2021 secara virtual dan berpusat di Bangkok, Thailand. 

ASEAN Youth Speech Contest 2021 mengusung tema “From Recovery to Resilience of ASEAN”. Tema ini membahas mengenai dampak Covid-19 di negara ASEAN yang harus menjadikan masyarakat lebih tangguh dalam melawan pandemi dan keterpurukan lain di masa depan.

Menurut Habibie, lomba ini diikuti warga negara anggota ASEAN yang berusia 15-20 tahun. Ada beberapa tahapan yang harus dia lewati sebagai peserta lomba. Pertama, memilih satu subtema yang telah ditentukan panitia. Kedua, pada tanggal 29 Juli 2021, peserta harus mengirimkan video pidato berdurasi tiga menit sesuai dengan subtema yang dipilih. 

“Dalam video tersebut peserta tidak diperkenankan untuk membaca naskah dan tidak boleh dilakukan pengeditan,” ujar Habibie di Samarinda, Jumat (6/8/2021).

Peserta yang masuk babak final diumumkan pada 1 Agustus 2021. Ada 10 peserta terpilih, termasuk Habibie dari Indonesia. Selain Indonesia, para finalis berasal dari Thailand, Cambodia, Myanmar, Vietnam, dan Filipina. 

Di babak final, peserta diminta mengirim video pidato berdurasi lima menit untuk para panel juri. Pengiriman video dilakukan pada 4 Agustus 2021.  Video tersebut ditayangkan secara langsung melalui fanpage Facebook C ASEAN pada 5 Agustus 2021, pukul 13:00  -- 15.00 (GMT +7). 

“Alhamdulillah, sangat memuaskan mengikuti lomba ini. Walaupun tidak dilaksanakan secara ofline, tetapi suasana lomba tingkat ASEAN nya itu terasa. Seperti ketegangan ketika saat mengikuti lomba tersebut,” cerita Habibie. 

“Pesertanya juga kompetitif. Bahasa Inggris mereka hebat-hebat. Sebagai juri, mereka adalah orang-orang yang berkompeten. Melalui event ini saya juga mendapatkan teman dari berbagai negara,” sambungnya.

Kepala MAN 2 Samarinda Saharuddin merasa bangga dengan prestasi anak didiknya. Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat Habibie Fauzan Hendriansyah untuk terus meraih prestasi. “Saya merasa bangga karena ananda Habibie Fauzan Hendriansyah tidak hanya membawa harum nama MAN 2 Samarinda, tetapi juga nama negaranya. Ini merupakan pencapaian prestasi yang luar biasa,” ujarnya. 

Prestasi yang diraih Habibie Fauzan Hendriansyah tak luput dari dukungan penuh orang tua dan pihak Madrasah.