Rayakan Natal Nasional, Menag Yaqut Ajak Wanita Kristen Jadi Teladan dan Agen Perubahan

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak Wanita Kristen untuk menjadi teladan dan agen perubahan bagi wanita-wanita se Indonesia. Oleh karenanya, wanita Kristen harus dapat terus meningkatkan kompetensi diri masing-masing.

Pesan ini disampaikan Menag Yaqut saat memberikan sambutan pada Perayaan Natal Wanita Kristen se Indonesia secara daring, yang digagas oleh Yayasan Kawal (Karena Anda adalah Wanita Allah) Indonesia, di Widya Chandra, Jakarta, Rabu (1/12/2021).

Perayaan Natal yang digagas oleh Yayasan Kawal Indonesia ini mengusung tema “Wanita Kristen Berhati Hamba Melayani”.

"Sebagaimana pepatah mengatakan di balik seorang pria yang sukses terdapat wanita (Ibu/istri) yang hebat. Bahkan sering juga kita mendengar, ada surga di balik telapak kaki ibu," kata Menag Yaqut.

Bagi Menag Yaqut, pepatah ini merupakan fakta yang tidak terbantahkan, sekaligus merupakan penggenapan dari rancangan dan tujuan Tuhan menciptakan seorang wanita, yaitu menjadi penolong yang sepadan bagi seorang pria.

"Tuhan menciptakan wanita dengan sifat dan karakter yang unik, dan Ia memberi mereka jalan hidup yang berbeda-beda. Pada sebagian wanita, Tuhan memberikan hikmat. Pada yang lain, Ia memberikan iman, kekuatan doa, keberanian, dan kerendahan hati. Tetapi sesungguhnya kemauan dan kerinduan wanita itu sendirilah yang nanti menentukan keberhasilan mereka untuk bertumbuh dalam iman dan kebenaran," tambah Menag Yaqut.

Bagi Menag Yaqut, seorang wanita mempunyai kemampuan yang sangat luar biasa dan memiliki kesamaan hak dengan laki-laki. Dalam pandangan agama Kristen, perempuan adalah sebagai seorang penolong yang tulus tanpa mengharapkan imbalan apapun.

"Wanita memiliki peran dalam beberapa hal, seperti di dalam gereja, keluarga, dan masyarakat. Seorang wanita yang akan menjadi kebanggaan bagi orang di sekelilingnya, kebanggaan bagi keluarganya, suaminya dan anak-anaknya, berhasil dalam pelayanannya," jelas Menag.

Menag Yaqut menjelaskan bahwa tema Natal 2021, yaitu 'Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan'. Menurutnya, tema Natal tahun 2021 memiliki makna yang dalam, di mana setiap manusia boleh menerapkan konsep hukum kasih yang diinginkan yaitu kasih persaudaraan.

"Kasih persaudaraan itu akan tercermin di segenap aktifitas keberadaan kita, dalam pergaulan kita, baik terhadap sesama kaum Nasrani juga terhadap orang-orang yang tidak seiman," katanya.

Menag Yaqut juga menjelaskan bahwa Tuhan sudah percayakan kepada manusia untuk melaksanakan kasih persaudaraan ini dalam kehidupan, bukan hanya dalam bergereja, masyarakat dan dalam keluarga.

"Peran Wanita Kristen juga sangat dibutuhkan untuk tetap menjadi bagian dari pembangunan bangsa dan negara. Selaku Menteri Agama dan atas nama pribadi, saya mengucapkan selamat merayakan Natal kepada seluruh Wanita Kristen yang ada di seluruh Indonesia. Selamat menebarkan kedamaian dan kebaikan bagi sesama. Damai di bumi, damai di hati," tutupnya.