Peringati HUT 45, PGLII Gelar Simposium Teologi Nasional

Jakarta (Pinmas) --- Persatuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) menggelar Simposium Teologi Nasional. Simpusium ini diselenggarakan dalam rangkat memperingati Hari Ulang Tahun PGLII ke-45.

Simposium Teologi Nasional ini dibuka oleh Dirjen Bimas Kristen Kemenag Oditha R Hutabarat. Sedikitnya ada 150 peserta dari berbagai daerah dalam simposium yang mengusung tema "Evangelical Leadership for Contemporary Issues and Mission".

"Berbicara Contemporary Issues berarti gereja harus keluar dari zona nyaman. Karena Contemporary Issues berarti berbicara masalah-masalah kekinian dan bukan program-program rutin semata," tegas Oditha, Rabu (27/07).

Menurutnya, ketidakadilan, radikalisme, kerusakan lingkungan dan isu-isu seperti LGBT dan pornografi sudah selayaknya menjadi perhatian penuh gereja. "Isu-isu kekinian tersebut hendaknya disampaikan kepada jemaat dalam penyuluhan-penyuluhan dan khotbah-khotbah," pesannya.

Oditha juga berharap PGLII dapat memberi masukan kepada pemerintah dalam menyelesaikan masalah perpecahan yang melanda organisasi gereja. “Di usia yang 45 tahun, saya harap PGLII semakin matang dan dewasa dalam mengayomi anggotanya serta menjadi yang terdepan dalam bermitra dengan pemerintah,” ujarnya. (mahay/mkd/mkd)