Menag Minta Dewan Hakim STQH Transparan dan Profesional

Sofifi (Kemenag) --- Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) tingkat Nasional XXVI di Sofifi akan dibuka malam ini oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Jelang pembukaan, Gus Menteri melantik Dewan Hakim dan Dewan Pengawas STQH. Dewan Hakim STQH berjumlah 60 orang. Selaku Ketua Dewan Hakim, Prof Dr KH Said Agil Al Munawwar. Anggota Dewan Pengawas sebanyak enam orang. Selaku Ketua Dewan Pengawas, Prof Dr KH Nasaruddin Umar.

Bersamaan itu, dilantik juga Panitera dan tim IT STQH XXVI. Panitera berjumlah 10 orang, dan tim IT sebanyak 10 orang.

"Menjadi Dewan Hakim pada STQH tingkat nasional bukanlah tugas yang mudah. Selain memiliki kompetensi di bidangnya, dewan hakim juga harus memahami kode etik yang harus dijalani saat bertugas," kata Menag Yaqut di Sofifi, Sabtu (16/10/2021).

"Transparansi dan profesionalisme perlu diutamakan. Dewan Hakim merupakan unsur utama dalam setiap penyelenggaraan STQH," sambungnya.

Bagi Gus Menteri, kualitas penyelenggaraan STQH bukan semata dilihat dari hasilnya, tetapi juga dari proses yang berjalan. Oleh karenanya, dewan hakim dan dewan pengawas menjadi tumpuan harapan peningkatan kualitas dari hasil pelaksanaan STQH tingkat nasional sekaligus pemegang tanggungjawab kunci dalam proses penilaian dan penetapan kejuaraan dalam STQH.

"Saya berharap Dewan Hakim STQH tingkat Nasional ke-26 dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara kredibel, jujur, profesional, netral dan mandiri. Dewan Hakim, baik secara perorangan maupun sebagai tim, wajib menaati kode etik perhakiman dan menguasai Pedoman Seleksi dan Perhakiman yang telah ditetapkan," pesan Gus Menteri.

Tampak hadir, Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba, Kakanwil Maluku Utara, Sarbin Sehe, Plt Karo HDI Thobib Al Ahsyar, Karo Umum Fesal Musadad.