Menag dan Eny Retno Yaqut Hadiri Pembukaan Pameran Seni Kasih, Toleransi untuk Bangsa

Jakarta (Kemenag) --- Komunitas Think bersama TEMPO Media Grup menggelar Pameran Seni Rupa bertajuk Pameran Seni Kasih, Toleransi untuk Bangsa. 

Pameran seni rupa ini bersamaan dengan rangkaian peringatan 50 tahun Tempo yang jatuh pada Desember 2021. 

Makna yang dibentangkan dalam Pameran Seni Kasih Toleransi untuk Bangsa yaitu ekspresi dan narasi tentang kasih, solidaritas dan empati kepada sesama tanpa batas-batas dan sekat yang memisahkan dan membeda-bedakan atas keragaman kebhinekaan dan kemajemukan masyarakat.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas didampingi Penasihat DWP Kemenag RI Eny Retno Yaqut yang juga salah seorang perupa didapuk  menghadiri dan membuka Pameran Seni Kasih, Toleransi untuk Bangsa yang digelar di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta pada Selasa (1/12/2021) malam. 

Tampak hadir Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki, Ketua Yayasan Tempo 21 Juni 1994, para Komisaris dan Direksi Tempo Media, para tokoh agama serta perwakilan Kementerian/lembaga lainnya. 

Turut mendampingi Menag, Staf Ahli dan Stafsus, di antaranya Adiyarto Sumardjono dan Wibowo Prasetyo. 

Pembukaan pameran seni rupa 'Seni Kasih, Toleransi untuk Bangsa' ditandai dengan mewarnai kanvas putih dengan kuas oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas diikuti Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki serta jajaran Direksi Tempo Media 

Dalam sambutannya, Menag Yaqut mengatakan Tempo adalah monumen seni jurnalistik terbaik di Indonesia  

"Malam ini kita menggelar pameran seni rupa di gedung milik Tempo yang menjadi monumen seni jurnalistik terbaik di Indonesia. Jadi acara ini sangat tepat digelar di Tempo," kata Menag Yaqut Cholil Qoumas mengawali sambutannya.

"Malam ini kita menggunakan seni rupa sebagai wahana ekspresi cinta dan toleransi. Ada dua nilai di dalam seni rupa, yakni empati dan kesetaraan, dan ini menjadi kunci dari cinta dan toleransi," sambung Menag.

Menurut Menag, seni selalu ambil bagian dalam menyuarakan suara-suara toleransi. Seni bahkan sering menjadi garda paling depan untuk menggaungkan gagasan-gagasan altrustik.

Usai membuka gelaran pameran,  Menag dan para tamu undangan melihat karya seni rupa yang dipajang di lantai 8 gedung Tempo Media. 

Karya seni di 'Pameran Seni Rupa, Seni Kasih Toleransi untuk Bangsa' ini merupakan karya dari Komunitas Think, di antaranya Afriani, Akbar Linggaprana, Arie Kadarisman, Bambang Prasadhi, Bambang Winaryo,  Cryshnanda Dwilaksana,  dan Eny Retno Yaqut. 

Dalam pameran kali ini, Eny Retno Yaqut menampilkan tiga karya seni lukis, di antaranya berupa gulungan uang kertas dolar yang ia beri judul Open Your Bundles, and Share dengan media cat air di atas kanvas. 

Ada juga karya Erika, Gorgonius Wisnu W, Ijok Sunarya, Irwan Firdaus, Jeffrey Sumampouw, Kana Fuddy Prakoso, Laila Tifah, Puguh Waruju, Rova Nurliandy, Seno Watuatos, Tomi Aryanto, Vincensius Dwimawan, Warto Sukotjo dan Yose Sulawu. 

Pameran 'Seni Kasih, Toleransi untuk Bangsa' ini akan berlangsung mulai 1 - 21 Desember 2021 di Gedung Tempo, Palmerah Jakarta.


REKOMENDASI