Menag Ajak Umat Hindu Jadi Teladan dalam Keberagaman

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak umat Hindu di Indonesia menjadi teladan dan contoh dalam mengelola keberagaman yang dimiliki hingga menjadi sebuah kekuatan yang tidak dimiliki negara lain. 

Harapan ini disampaikan Menag saat menghadiri sekaligus menutup gelaran penganugerahan Utsawa Dharmagita (UDG) Tingkat Nasional ke 14 tahun 2021 di Jakarta. 

Malam puncak ajang kompetisi para pemuda dalam olah seni suara kidung suci keagamaan Hindu ini diawali dengan penampilan tari daerah Sulawesi dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Weda Wakya

Malam penganugerahan UDG 2021 juga digelar secara daring dengan peserta perwakilan provinsi se Indonesia. 

"Saya berharap umat Hindu Indonesia menjadi teladan bagaimana kita bisa mengelola keberagaman menjadi kekuatan yang tidak dimiliki bangsa lain. Saya berkali-kali ke Bali dan menyaksikan langsung bahwa umat Hindu itu sangat bersahabat dan hangat," kata Menag Yaqut Cholil Qoumas, Kamis (21/10/2021).

"Mudah-mudahan ini menjadi cerminan, bagaimana Indonesia ke depan juga seperti itu. Sekali lagi saya berharap umat Hindu mampu menjadi teladan bagi umat beragama lain," sambung Menag. 

Menurut Menag, tema yang diangkat dalam Utsawa Dharmagita Tingkat Nasional ke-14 Tahun 2021 ini sangat tepat, yaitu Menumbuhkembangkan Literasi dan Moderasi Beragama untuk Mewujudkan Masyarakat Hindu yang Cerdas dan Berintegritas. 

"Saya yakin dengan kita memahami nilai-nilai literasi, semakin kita memahami agama dengan baik, semakin kokoh memegang ajarannya dan menghargai keyakinan yang berbeda. Mari kita jaga negara yang kita cintai ini. Dan saya tidak ragu dengan umat Hindu Indonesia," tandas Menag.

Tentu, lanjut Menag, ini merupakan upaya untuk merawat keberagaman, mempertebal literasi, dan meningkatkan Moderasi Beragama. 

"Dengan telah selesainya Utsawa Dharmagita ini, saya mengucapkan selamat kepada para juara untuk semua kategori. Selamat kepada juara umum. Semoga semakin memotivasi umat Hindu di seluruh pelosok nusantara untuk terus meningkatkan pemahaman dan pengamalan agamanya," kata Menag. 

Menag pun berharap di tahun-tahun mendatang, UDG bisa dilakukan dengan lebih kreatif dan inovatif lagi sehingga semakin semarak, semakin berkualitas, dan mampu memberikan nilai-nilai yang lebih mengerakkan umat Hindu untuk terus meningkatkan kualitas diri dan organisasinya.  

Hadir secara luring dan daring dalam  gelaran penutupan UDG, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, para Pandita dan Pinandita, sejumlah Gubernur, Bupati, dan Walikota, anggota DPR dan DPD RI, Ketua Dharma Adhyaksa, Ketua Umum Pengurus Harian, dan Ketua Sabha Walaka Parisada Hindu Dharma Indonesia.

Tampak juga Kakanwil Kemenag DKI Jakarta, Kakanwil Kemenag Bali, dan Kakanwil Kemenag Sulteng. 

Mengenakan baju adat Karo, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Trihandoko Seto, dalam laporannya menyampaikan, awalnya UDG ini akan digelar di Ambon. Namun karena pandemi, UDG 2021 digelar secara semi  virtual di Jakarta

"Mudah-mudahan kegiatan UDG ini memberikan kontribusi dalam menyukseskan program-program Kemenag di bawah kepemimpinan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. UDG juga upaya untuk meningkatkan literasi umat Hindu di Indonesia," kata Trihandoko Seto.