Little Is Beautiful, Muslim Bali

Kendari, 4/8 (Pinmas) - Jumlah ummat Islam yang ada di provinsi Bali sekitar 207.000 orang dari 3.600.000 orang penduduk pulau dewata itu. Perbandingannya bisa dikatakan dari 100 warga Bali 7 yang muslim. Meski demikian, dengan jumlah yang sedikit itu menurut ustadz Syaifuddin, mereka merasakan betapa sejuknya tinggal di propinsi itu sebagai seorang muslim.

“Kecil itu indah, little is beautiful, begitulah gambarannya keadaan kami di Bali di tegah saudara - saudara kami yang beragama Hindu” ucap pimpinan kafilah provinsi Bali ke MTQ Nasional XXI Kendari, Sultra, berkomentar ketika kepadanya ditanyakan tentang keberadaan ummat muslim di pulau Dewata itu.

"Meski jumlah kami kecil tapi kami merasa senang menjadi warga provinsi pulau itu. imbuh, uztad yang mengaku sehari harinya sebagai guru mengaji di Denpasar dimana dia berdomisili.“Saya senang dan bangga menjadi penduduk pulau Bali karena meskipun ummat Islamnya sedikit kami masih bisa ikut serta dalam kegiatan event - event nasional seperti MTQN XXI 2006 ini”, ujarnya saat berada di lokasi Pameran dan Bazar MTQN XXI Kendari.Di kota Denpasar yang berpenduduk sekitar 460.000 jiwa jumlah penduduk muslimnya sebanyak + 35.000 jiwa. Keluar dari ibu kota provinsi pulau Dewata ini, jumlah ummat muslim memang lebih sedikt.

"Kami merasakan dan menikmati bagaimana hidup dengan cara - cara Islami, bersilaturahim sesama muslim dan bergaul dengan masyarakat lainnya yang beragama lain. Justru karena sedikit itu kami tidak pernah “bertengkar”, ucapnya bangga.Menurutnya lagi, kalau di beberapa daerah lain ada pertentangan antara ormas Islam terbesar seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah maka yang terjadi di Bali justru berbeda. “Yang terjadi di sana, justru mubaligh NU sering mengisi kegiatan di Muhammadiyah atau sebaliknya. Disitulah nikmatnya dan itu gambaran yang terjadi”, ujar lelaki yang menjadi warga kota Denpasar sejak 1988 itu. (Thamrin/ Ba))


REKOMENDASI