La Oddi Akhirnya Dijemput Keluarganya Setelah Terpisah

Madinah, 28/11 (Pinmas) - Setelah sempat terlantar selama 10 jam, La Oddi bin Cungkai (67 th), yang beralamat di Rt 01/01 Mallusesalo, Sabang Pane, Wajo, Sulsel, dengan No. Paspor 30198514 akhirnya dijemput keluarganya di Kantor Haji Indonesia Daker Madinah. La Oddi dijemput dua keluarganya, M. Anwar Kulawu bin Jibe (24 th) dengan no. passport 30198508 sebagai saudara yang sama-sama berangkat dari Ujung Pandang, Sulsel, dan M. Ilham (31), saudara La Oddi dari Makkah pada Rabu (28/11) pukul 04.15 WAS atau pukul 08.15 WIB.

Menurut M. Ilham, dirinya dihubungi Saudaranya dari Ujung Pandang untuk mencari La Oddi yang terpisah dengan rombongan usai melaksanakan salat Arbain di Masjid Nabawi, Madinah, Selasa (27/11) pukul 16.30 WAS. Sementara, M. Anwar Kulawu bin Jibe mengatakan, dia telah berusaha mencari La Oddi, namun tidak ditemui, sehingga dia segera menghubungi M. Ilham untuk bersama-sama mencari. "Saya semalaman mencari, namun tidak ditemukan dan saya beriniatif pergi ke Daker Madinah Indonesia " katanya di Daker Madinah. Saya telah berusaha menghubungi H. Haminzar Arif, S.Sos, penghubung yang tertera di tanda pengenal jamaah PT. Safa Insani Armani Tour, perusahaan dimana La Oddi dan M. Anwar Kulawu merupakan dua diantara 69 jamaah haji yang mendaftar, namun tidak pernah dijawab.

Sejak keberangkatan dari Jakarta ke Madinah dengan mengunakan pesawat Brunei Air Lines, mereka tidak pernah bertemu dengan petugas dari travel biro tersebut dan tidak mengenal yang namanya Haminzar. Sementara, Haminzar, saat dihubungi dengan telpon celluler mengaku petugasnya baru saja tiba di Madinah dan masih kelelahan dan akan menjemputnya nanti. "Petugas saya capek. Baru check ini di hotel Saha Safir", katanya enteng seolah-olah tidak merasa bersalah Menurut pelaksana pemantau BIPHK/KBIH Daker Madinah, Drs. H. Khairuddin Syam, atas kejadian ini, PT. Safa Insani Armani Tour telah melanggar ketentuan karena telah menelantarkan jamaahnya dan tidak berusaha mencari jamaahnya yang hilang dan tersesat.

"Ini tidak bisa dibiarkan, karena saat dihubungi PT. Safa Insani Armani Tour melalui Haminzar Arif tidak bersedia ditemui yang menurut pengakuanya ada di Hotel", kata Khairuddin Syam. Haminzar Arif hanya mengirim pesan pendek dua kali dengan nomor berbeda yakni "Tolong pak ditinggal aja. Nanti saya hubungi perwakilan saya. Mereka pada istirahat. Baru Check in" (+62811423655) dan "Suruh aja nunggu disitu pak, hotelnya sudah benar, sebentar guide turun"(+6281318634929).

Ditambahkannya, belum diketahui pasti apakah PT. Safa Insani Armani Tour bergabung kedalam Andromeda Atria Tours & Travel atau tidak. Sejak berangkat dari kampungnya hingga ke Madinah, Anwar Kulawu dan M. Ilham tidak pernah bertemu dengan perwakilan dari PT. Safa Insani Armani Tour. M. Anwar Kulawu bin Jibe dan La Oddi bin Cungkai dipungut biaya/ongkos sebesar Rp40 juta lebih untuk dapat melaksanakan ibadah haji (Azwar/MCH Madinah).