Kemenag: Tidak Ada Kasus Penyebaran Covid pada Perkemahan Pramuka Mahasiswa PTK

Palembang (Kemenag) --- Kementerian Agama memastikan bahwa tidak ada laporan penyebaran Covid-19 dalam helat Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) di Palembang. 

Hal ini ditegaskan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Suyitno dalam laporan penutupan PWN PTK. Giat perkemahan mahasiswa PTK ini ditutup Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi.

Hadir mewakili Gubernur Sumatera Selatan, Asisten Administrasi dan Umum Pemprov. Sumsel, Nelson Firdaus. Penutupan juga dihadiri para Wakil Rektor/Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PTKIN se-Indonesia selaku pimpinan kontingen, serta para Pembina Pendamping.

"Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, dan sesuai arahan Menag Yaqut Cholil Qoumas, PWN PTK XV di Palembang zero cluster penyebaran Covid-19," terang Suyitno di Palembang, Sabtu (13/11/2021).

Baca juga: Tutup PWN PTK, Wamenag Ajak Pramuka Perluas Medan Gerakan di Media Sosial

Menurut Suyitno, selama pelaksanaan kegiatan, jajaran panitia telah berupaya keras agar dalam pelaksanaannya selalu mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Panitia sejak awal mempersiapkan agar kegiatan ini zero accident dari penyebaran covid-19. 

Ada empat upaya, kata Suyitno, yang dilakukan dalam mitigasi Covid-19 pada ajang PWN-PTK 2021. Pertama, sebelum kehadiran kontingen di bumi perkemahan, dilakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan di semua tempat dan titik kegiatan.

Kedua, dilakukan SWAB Antigen kepada seluruh panitia pelaksana dan kontingen untuk meyakinkan bahwa yang masuk ke arena Bumi Perkemahan, benar-benar bersih dan sehat.

"Bahkan, sampai menjelang kegiatan ini berakhir, tetap dilakukan SWAB Antigen dan PCR untuk keperluan kontingen di perjalanan," jelasnya.

Ketiga, lanjut Suyitno, untuk memastikan tidak terjadi kerumunan,  proses berkegiatan dikontrol melalui aplikasi mitigasi prokes PWN PTK XV. Aplikasi ini bisa memantau pergerakan mahasiswa peserta PWN PTK di mana pun berada dengan Geo Tagging.

"Sehingga, aplikasi ini memudahkan mitigasi tracing jika ada yang terpapar Covid-19," papar Suyitno.

Keempat, panitia melakukan kerjasama dengan Rumah Sakit Islam Siti Khodijah Palembang membuka posko kesehatan 24 jam yang diperuntukkan bagi seluruh partisipan PWN PTK XV 2021.

"Hasilnya, alhamdulillah berdasarkan laporan panitia, tidak ditemukan kasus kesehatan yang berarti. Kalau pun ada, hanya sakit ringan," ujar Suyitno diikuti tepuk tangan peserta.

Dikatakab Suyitno, PWN PTK berjalan sesuai rencana. Kegiatan bakti pramuka terlaksana sesuai target yang direncanakan. Giat itu antara lain: bakti rumah ibadah, penanaman pohon di kampus B UIN Raden fatah, pemberian Alquran dan buku-buku keagamaan kepada beberapa madrasah, tabur benih ikan, dan vaskinasi.

PWN PTK XV 2021 juga berhasil memecahkan rekor dunia dan tercatat di Museum Rekor Indonesia, yaitu: pantun moderasi beragama terbanyak.

Kepada peserta, Suyitno berpesan,  meski PWN PTK 2021 telah selesai,  langkah untuk terus berbakti pada negeri harus terus berjalan. "PWN PTK tahun ini boleh saja berakhir, tapi pengabdian terhadap bangsa dan negara dengan semangat moderasi beragama akan terus berlanjut sampai terciptanya kedamaian abadi di Bumi Pertiwi," tandasnya.