Kemenag Target Indeks Penilaian Pengawasan Kearsipan Eksternal Berpredikat Baik

Bogor (Kemenag) --- Kepala Biro Umum Fesal Musaad berkomitmen untuk meningkatkan kualitas tata kelola kearsipan Kementerian Agama. Salah satu upaya yang dilakukan adalah berkolaborasi dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). 

Targetnya, indeks penilaian pengawasan kearsipan eksternal segera mendapat predikat baik. "Biro umum Sekretariat Jenderal, selaku Unit Pembina Kearsipan (UK1) Kementerian Agama bertekad menaikkan indeks penilaian pengawasan kearsipan eksternal minimal predikat baik," kata Faesal Musaad, di Bogor, Kamis (16/6/2022).

"Kemenag terus berkolaborasi dengan ANRI terutama tentang program-program kearsipan agar arsip mudah dan cepat ditemukan," tambahnya.

Kemenag saat ini tercatat memiliki 1.142 arsiparis. Faesal Musaad berharap mereka bisa terus meningkatkan kompetensinya dengan membangun hubungan yang harmonis dengan ANRI.

"Alhamdulillah Biro Umum saat ini sedang konsentrasi menyempurnakan tiga pilar kearsipan, yakni klasifikasi arsip, jadwal retensi arsip dan sistem klasifikasi, serta keamanan akses arsip dinamis yang ditargetkan selesai akhir tahun 2022," jelasnya.

Fesal Musaad menilai bahwa arsip sangat penting sebagai pusat ingatan organisasi sebagai bahan dasar atau instrumen menyusun strategi, perencanaan, dan pengambilan keputusan. "Ke depan, kami mendorong pembentukan Asosiasi Arsiparis Kementerian Agama yang akan bernaung di bawah Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI). Mereka diharapkan bisa menjadi motor penggerak  kemajuan Arsiparis Kementerian Agama," harapnya.

Tahun 2023, lanjut Faesal, direncanakan ada giat pemilihan Arsiparis Teladan. Hal ini sesuai Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor : 7 Tahun 2009, tentang Pedoman Penyelenggaraan Kearsipan.

Bimtek JF Arsiparis Kementerian Agama Tahun 2022 berlangsung dari tanggal 16 sampai 18 Juni 2022, diikuti oleh para arsiparis Kementerian Agama secara luring dan daring.