Kemenag - PPAD Jajaki Kerja Sama Program Kemandirian Pesantren

Jakarta (Kemenag) -- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas hari ini menerima kunjungan audiensi Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) di Kantor Kementerian Agama Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Jakarta. 

Ikut mendampingi Menag, Staf Khusus Menag Ishfah Abidal Aziz dan Kabag TU Pimpinan Thobib Al Asyhar. 

Dalam pertemuan yang berlangsung singkat, Menag menyambut baik tawaran kerja sama yang tengah dikembangkan PPAD dalam bidang peternakan. 

Menurut Menag, bidang peternakan dapat menjadi salah satu usaha yang patut dikembangkan oleh pesantren dalam kaitan menjalankan program kemandirian pesantren. 

"Kita punya kurang lebih 32ribu pesantren. Kita sudah identifikasi mana pesantren yang bergerak dalam bidang agrobisnis dan bidang lainnya. Dan dalam program kemandirian pesantren, yang coba kita kembangkan adalah peternakan dan pertanian," ungkap Menag, Kamis (13/1/2022).

"Jika ini bisa berjalan, akan sangat baik dan dapat mendatangkan manfaat bagi pesantren," lanjutnya.

Menag menjelaskan, bahwa program kemandirian pesantren yang dimiliki Kemenag memiliki target mencapai 5000 pesantren yang harus mandiri secara ekonomi hingga tahun 2024.

"Kalau 2024 targetnya mencapai 5000, maka kami tidak bisa bekerja sendirian. Kita perlu kolaborasi," kata Menag. 

Sebelumnya, Ketua PPAD Doni Monardo mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah mengembangkan interprenuership dalam bidang peternakan di kalangan anggotanya. 

Doni mengaku sedang mengembangkan peternakan kambing untuk memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia. Menurutnya, ini adalah bidang usaha yang sangat menjanjikan.

"Sekarang ini yang menjadi kendala adalah minat dari masyarakat kita rendah untuk menjadi peternak salah satunya kambing. Padahal kebutuhan kambing sangat besar," kata Doni. 

"Jadi warga pesantren dapat didorong untuk turut mengembangkan peternakan kambing," harapnya.