Kemenag Optimis Pembangunan Masjid MBZ Rampung Tepat Waktu

Solo (Kemenag) --- Kementerian Agama (Kemenag) optimis pembangunan Masjid Muhammad Bin Zayed (MBZ) di Solo,  rampung tepat waktu. Pernyataan ini disampaikan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kemenag Adib usai bertemu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming di Balai Kota Solo, Solo, Jawa Tengah.

"Sekarang sudah hampir 70 persen. Kita optimis rampung tepat waktu. Sekarang masih dalam tahap finishing. Progres pembangunannya cukup bagus," ujar Adib kepada awak media, di Balai Kota Solo, Jumat (12/8/2022).

Mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini mengatakan, peresmian Masjid MBZ ini akan berbarengan dengan groundbreaking Islamic Center Solo. Lokasi pembangunan Islamic Center yang merupakan hadiah dari Putra Mahkota Uni Emirat Arab (UEA), Syaikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan ini berada di samping Masjid MBZ.

"Peresmian masjid itu juga direncanakan sekaligus dengan groundbreaking untuk Islamic Centernya. Jadi Islamic Center Solo baru dimulai nanti pada saat peresmian itu," kata Adib yang juga didampingi Koordinator Fungsi Kepustakaan Islam Abdullah Alkholis bersama para Subkoordinator pada Subdit Kepustakaan Islam.

"Nantinya akan ada terowongan penghubung di bawah rel kereta itu antara Islamic Center dengan masjid sekaligus menyatu. Jadi nanti pengelolaan Masjid MBZ itu menyatu dengan pengelolaan Islamic Center Solo," imbuh Adib.

Untuk mendukung acara peresmian masjid, Adib menjelaskan akan digelar acara Festival Masjid Nasional (FMN) yang pendaftarannya dibuka pada akhir Agustus mendatang.

"Dan peresmian itu juga dirangkaikan dengan kegiatan Festival Masjid Nasional,  yang akan digelar di sekitaran masjid. Juga akan melibatkan peserta dari seluruh Indonesia yang nanti puncaknya adalah pada saat peresmian Masjid MBZ," kata Adib. 

Dukungan Pemerintah Kota Solo

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming mengatakan, pihaknya siap mendukung peresmian Masjid MBZ dan penyelenggaraan Festival Masjid Nasional. Rencananya, dua agenda nasional ini akan digelar di Kota Solo pada November mendatang.

"Kami siap untuk mendukung acara nasional yang akan digelar pada November mendatang," kata Gibran.

Gibran mengungkapkan, saat acara berlangsung, akan ada rekayasa lalu lintas. Meski demikian, putra sulung Presiden Joko Widodo ini memastikan jalur yang digunakan tidak mengurangi dukungan Pemerintah Kota Solo terhadap peresmian Masjid MBZ dan FMN.

"Harus saya update dulu bahwa Jalan Ahmad Yani yang berada di depan lokasi Masjid MBZ pada bulan depan sudah ditutup. Kita berencana ada pelebaran jalan yang rencananya selesai pada April 2023," ungkapnya.

Gibran mengatakan, pelebaran Jalan Ahmad Yani yang melintas di depan Masjid MBZ bukan tanpa alasan. Menurutnya, jalur yang ada saat ini terlalu sempit untuk mengakses Masjid MBZ yang megah dan luas.

"Kita sengaja melebarkan untuk mempermudah akses ke Masjid MBZ. Jadi, saya mohon maaf sekali pas bulan November nanti masih dalam pengerjaan. Tapi kami sudah menyiapkan rekayasa lalu lintasnya. Meski harus berputar, tapi kami tetap mendukung acara berjalan lancar dan sukses," katanya. (Rendi)