Kemenag Evaluasi Sistem Ujian Pendidikan Kesetaraan Pesantren Salafiyah

Kuta (Kemenag) --- Ujian Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) tahun 2022 sudah selesai. Hasil ujian untuk jenjang Ula, Wustha, dan 'Ulya sudah diumumkan.

Sebagai upaya peningkatan kendali mutu satuan pendidikan, Kemenag menggelar evaluasi pelaksaan ujian PKKPS.

Evaluasi dibahas bersama di Kuta, Bali, 28 - 30 Juni 2022. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pesantren, Waryono Abdul Ghafur berharap, tahun depan bisa diterapkan sistem evaluasi yang lebih baik.

"Ke depan, hendaknya evaluasi ujian PKPPS dilaksanakan berdasarkan pengolahan data yang lengkap dan terintegrasi. Sehingga, dapat diketahui secara statistik distribusi nilai ujian secara perorangan, per lembaga, per kabupaten/kota, maupun per propinsi," pesan Waryono di Kuta, Kamis (30/6/2022).

Sebelumnya, Kepala Sub Direktorat Pendidikan Kesetaraan, Rahmawati, menegaskan bahwa evaluasi digelar untuk merumuskan rekomendasi yang lengkap berkaitan dengan pelaksanaan ujian. Rekomendasi itu sejak dari penyempurnaan aspek pendataan, proses pembelajaran, operator di semua unit kerja, sarana dan prasarana, serta kejelasan prosedur.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama seluruh provinsi yang melakukan pendampingan terhadap PKPPS di provinsinya. Hadir, sejumlah narasumber, antara lain dari Puspendik, PMPK Kemendikbud-ristek, Dirjen Pendidikan Islam, dan dari Forum PKPPS se-Indonesia.

"Evaluasi yang dilaksanakan meliputi pendataan, penerapan kurikulum merdeka pada ujian, persiapan implementasi Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, dan Standar Penilaian dari SK DIrjen 633 tahun 2019," ujarnya.

"Implementasi tersebut antara lain meliputi materi uji, tata tertib pelaksanaan ujian, dan metode penilaian," sambungnya.

Di samping itu, lanjut Rahmawati, dalam kegiatan tersebut juga disampaikan tentang persiapan yang perlu dilakukan menjelang Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang akan dilaksanakan pada September dan Oktober mendatang. Diharapkan ANBK tahun 2022 ini dapat diikuti oleh lebih banyak satuan PKPPS di seluruh Indonesia, sehingga meningkatkan eksistensi PKPPS dalam peta pendidikan di Indonesia.