Kemenag Ajak GAMKI Berperan dalam Penguatan Moderasi Beragama

 

Jakarta (Kemenag) --- Kemenag mengajak Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) ikut berperan dalam penguatan Moderasi Beragama. Apalagi, penguatan Moderasi Beragama sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menangah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Ajakan ini disampaikan Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury saat mewakili Menag Yaqut Cholil Qoumas pada Ibadah Perayaan Paskah Nasional dan Dies Natalis GAMKI ke-59, di Jakarta, Jum'at (30/4/2021).

Sebagai gerakan pemuda, Thomas berharap GAMKI bisa membawa kedamaian di tengah kemajemukan bangsa Indonesia. "GAMKI dapat memaknai yang harus dilakukan sebagai gerakan pemuda. Ini penting bagi GAMKI. Tugas GAMKI tidak terlepas dari tugas pemerintahan di tengah perkembangan zaman," kata Thomas Pentury.

Sebagai sebuah gerakan, lanjut Thomas Pentury, GAMKI diibaratkan sebagai 'Pendulum' yang bergerak ke kiri dan ke kanan. Jika bergerak terlalu ke kiri atau terlalu kanan bisa terjebak dalam posisi ekstrem. Jika berada di tengah, maka itulah sikap moderat.

"Moderat itu lahir harus ada dialog antar agama. Jika tidak ada dialog, maka kehidupan keagamaan itu akan stagnan," kata Thomas Pentury.

"Kita harus mencoba menderivasi konsep moderasi beragama itu," harap Thomas Pentury.

GAMKI, kata Thomas juga mempunyai tanggungjawab besar bersama gerakan pemuda lainnya dalam merespon revolusi industri 4.0. Termasuk di dalamnya, memahami literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia.

"Selain memahami data, penguasaan teknologi, kita juga harus memahami keindonesiaan kita dan harus tetap kuat. Dan ini menjadi penting, memahami tentang literasi manusia," ujar Thomas Pentury.

Ketua GAMKI Willem Wandik menyampaikan bahwa pemuda harus terus dapat memberikan kedamaian di Tanah Papua dan umumnya kedamaian Bangsa Indonesia. Dalam menyelesaikan persoalan di tanah Papua, harus dengan pendekatan Humanis.

Dijelaskan Willem Wandik, GAMKI adalah organisasi pengkaderan yang mempersiapkan anggotanya dalam berbagai bidang pelayanan di Indonesia. Lahirnya GAMKI melalui perjalanan sejarah yang amat panjang dan mengikuti perjalanan sejarah bangsa. GAMKI memiliki tujuan mengabdi kepada Tuhan dalam peribadatan, sosial, dengan selalu berharap kasih Kristus.

"GAMKI dan Pemuda Indonesia janganlah terpecah belah, Indonesia mesti bersatu. GAMKI terus berpelayanan, berkarya untuk Indonesia maju," kata Willem Wandik.

Tampak hadir, Dubes Rusia untuk Indonesia yang diwakili oleh Dimitry Morozenkov, Kapolri yang diwakili oleh Kabintelkam Komjen Pol Paulus Waterpauw, Ketum MPH PGI Pdt. Gomar Gultom, Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto.