Kegiatan Pelayanan Jamaah Di Armina Dipusatkan Di Kavling 77

Makkah, 29/12 (Pinmas) - Persiapan pelaksanaan ibadah jamaah di Padang Arafah dan Mina pada tanggal 9-12 Dzulhijah mendatang terus dimatangkan terutama menyangkut operasional pelayanan. Dalam kaitan ini, telah dicanangkan bahwa kegiatan pelayanan di Armina akan dipusatkan di kawasan kemah kavling 77 Arafah. Dari penuturan Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah, Zainal Abidin Supi, kemah yang berlokasi di kavling 77 akan menjadi pusat kegiatan pelayanan jamaah haji selama ibadah di Arafah dan Mina. Nantinya di lokasi tersebut juga akan digunakan untuk perwakilan RI di Arafah. "Akan tetapi, hingga saat ini kami tengah mengupayakan penambahan satu kavling lagi di Arafah untuk mendukung kegiatan operasional pelayanan," kata Zainal Abidin Supi di kantor Daker Makkah, beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan sama, Koordinator Pengamanan Jamaah RI 2006 di Arab Saudi, H.Muhammad Sukiman Azmy mengatakan, Indonesia sampai saat ini memang hanya mendapat satu kavling saja, namun demikian masih terus diupayakan adanya penambahan. "Mudahh-mudahan bisa dapat. Kalau pun nanti tidak berhasil ya kita tetap menggunakan satu kavling itu dengan catatan ada berbagai upaya untuk memaksimalkan jumlah anggota yang ada dalam kemah," ungkap dia. Sukiman Azmy memisalkan, bahwa dengan kapasitas kemah sebanyak 2500, akan dibagi-bagi lagi antara lain bagi VIP, masjid, pelayanan rumah sakit, dan sebagainya.

Ini berarti ruang yang diperuntukkan bagi jamaah dan petugas bakal tidak mencukupi. Oleh karenanya ada satu jalan keluar. Pada saatnya nanti, jelasnya, petugas dari Makkah dan Madinah akan masuk ke kemah Arafah pada tanggal 9 Dzulhijah kira-kira pukul 10.00 waktu setempat sehingga mereka bisa berada setengah hari di sana untuk kemudian pada Maghrib berangkat ke Mina lewat Muzdalifah. "Kalau jamaah yang lain `kan pada malam hari tanggal 8 Dzulhijah sudah berada di sana. Jadi ini adalah untuk menyiasati tempat yang agak terbatas bagi petugas," ungkapnya kemudian.(MCH/Ims)