Jawab Somasi Kemenag, Warta Ekonomi Sampaikan Permohonan Maaf

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama melayangkan somasi kepada Warta Ekonomi atas berita bertajuk “Belum Minta Maaf, Menag Yaqut Kini Minta Masyarakat Baik sama LGBT, Eh Langsung Dikata-katain” yang terbit pada 2 Maret 2022.

Somasi disampaikan melalui surat tertanggal 7 Maret 2022 yang ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan Kerja sama Luar Negeri, Setjen Kemenag, Ahmad Bahiej. Somasi yang ditujukan kepada Pemimpin Redaksi Warta Ekonomi Muhammadi Ihsan itu, selain menyampaikan Hak Jawab juga meminta permohonan maaf. 

“Alhamdulillah, surat somasi dari Kepala Biro Hukum sudah direspon cepat oleh pihak Warta Ekonomi. Saya sudah menerima balasan surat tersebut dan menerima permohonan maaf dari Pemimpin Redaksi Warta Ekonomi,” jelas Plt Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Setjen Kemenag Thobib Al Asyhar di Jakarta, Senin (7/3/2022).

Menurutnya, ada dua hal pokok yang disampaikan pihak Warta Ekonomi melalui suratnya. Pertama, terkait pemberitaan dengan judul “Belum Minta Maaf, Menag Yaqut Kini Minta Masyarakat Baik sama LGBT, Eh Langsung Dikata-katain” pada 2 Maret 2022, redaksi WartaEkonomi.co.id menyampaikan permohonan maaf kepada pihak Kementerian Agama khususnya Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas.

Poin kedua, lanjut Thobib, Warta Ekonomi telah memuat berita hak jawab/klarifikasi dari pihak Kementrian Agama RI dengan menyertakan link beritanya.

“Kami berharap peristiwa seperti ini tidak terulang. Kemenag sangat menghargai sikap kritis dan independensi media. Namun, hal itu harus tetap dilakukan secara objektif dan faktual,” tandasnya.