Jama'ah Islamiyah Di Mesir Bantah Bergabung Dengan Al-Qaeda

Kairo, 7/8 (Pinmas) - Jama`ah Islamiyah di Mesir, Ahad, membantah bahwa kelompok itu bergabung dengan Al-Qaeda, setelah pengumuman oleh Ayman Az-Zawahiri --yang disiarkan melalui stasiun televisi Arab-- beberapa pemimpin Jama`ah Islamiyah telah bergabung dengan kelompok tersebut, yang dipimpin oleh Osama bin Laden. "Jama`ah Islamiyah di Mesir menegaskan tak-adanya kebenaran dalam apa yang ditayangkan stasiun televisi Al-Jazira oleh Dr. Ayman Az-Zawahiri bahwa Jama`ah Islamiyah bergabung dengan Al-Qaeda, dan secara kategori membantah ini," kata Jama`ah Islamiyah dalam situs Internetnya (www.egyptianislamicgroup.com).   

Dalam rekaman video Al-Qaeda, yang ditayangkan Al-Jazira, Sabtu, Az-Zawahiri --kelahiran Mesir-- menyebut nama Mohamed Al-Islambouli sebagai salah seorang yang telah bergabung dengan Al-Qaeda. Ia merujuk kepada saudara laki-laki pemimpin Jama`ah Islamiyah yang saudaranya, Khaled, membunuh presiden Mesir Anwar Sadat pada 1981.    Seorang pria yang diperkenalkan oleh Az-Zawahiri sebagai pemimpin lain Jama`ah Islamiyah, Mohamed Hakaima, belakangan tampil dalam rekaman video itu untuk mengkonfirmasi tindakan tersebut.   

Jama`ah Islamiyah melancarkan aksi berdarah guna menentang pemerintah pada 1990-an untuk mendirikan negara Islam murni sebelum akhirnya mengumumkan gencatan senjata pada 1997.    Mesir menahan beberapa ribu anggota atau simpatisan Jama`ah Islamiyah pada 1990-an, ketika kelompok itu melancarkan perang gerilya berskala rendah melawan pasukan keamanan, kebanyakan di daerah selatan.    Namun ratusan orang telah dikeluarkan dari tahanan dalam beberapa tahun setelah mereka mencela penggunaan kekerasan. Pemimpin Jama`ah Islamiyah mengumumkan gencatan senjata setelah serangan mematikan terhadap wisatawan di satu kuil Firaun di Luxor pada 1997.(Ant/Reuters?Myd)