Inovasi Media Pembelajaran Biologi Siswa MAN 4 Bantul Juara 1 LKTI di ITTelkom Surabaya

Bantul (Kemenag) --- Satu lagu inovasi siswa madrasah diganjar prestasi. Media pembelajaran Biologi yang dibuat siswa MAN 4 Bantul meraih juara 1 Lomba Karya Tulis Ilimiah (LKTI) tingkat nasional di Institut Teknologi Telkom Surabaya (ITTelkom).

Karya inovasi siswa MAN 4 Bantul mengusung tema "Korelasi Penggunaan Media Pembeajaran 3D Berbasis Augmented Reality Terhadap Tingkat Pemahaman Materi Biologi”. Karya ini mengungguli tujuh tim finalis lainnya pada babak final yang digelar secara offline di Gedung Perpustakaan ITTelkom Surabaya, Selasa (23/8/22).

Kompetisi pembuatan karya tulis ilmiah di ITTelkom Surabaya ini dimulai dengan mengirim abstrak ke panitia. Mereka yang lolos, berhak melaju ke babak full paper. Ada 15 tim yang dipilih panitia lolos ke babak semi final. Salah satunya, tim MAN 4 Bantul yang beranggotakan Avivah Dwi Apriani, Nailil Khilma dan Septiana Ramadhani.

Pada babak semi final, 15 tim harus membuat poster penelitian mereka serta mempresentasikannya di depan dewan juri. Para semi finalis juga harus mengunggah poster mereka di Instagram dan mencari “like” sebanyak-banyaknya guna memperoleh nilai maksimal. Pada babak ini, panitia hanya mengambil 8 tim terbaik untuk mempresentasikan karya mereka di depan juri pada babak final. 

Penelitian MAN 4 Bantul terpilih sebagai finalis. Mereka harus mempresentasikan risetnya di depan dewan juri pada babak final.

Kepala MAN 4 Bantul Singgih Sampurno bersyukur siswanya lolos babak final LKTI di ITTelkom Surabaya. Ia minta pembina riset di madrasah untuk memberikan pendampingan serta mengantarkan mereka ke Surabaya. Sebab, babak final dilaksanakan secara offline di Kampus ITTelkom.

“Kami selalu berikan pendampingan siswa dalam mempersiapkan lomba dan bahkan kami antarkan ke lokasi lomba sebagai bentuk layanan bagi siswa,” kata Singgih.

Pada babak final, tim Manembayo (MAN 4 Bantul Yogyakarta) mendapat urutan keenam dalam mempresentasikan karya. Mereka mencoba meyakinkan dewan juri bahwa penelitiannya berdampak besar terhadap proses pembelajaran di sekolah. Selain menunjukkan media pembelajarannya, siswa MAN 4 Bantul juga membawa statistik respon siswa setelah mencoba aplikasi Augmented Reality.

Presentasi selesai. Tiga juri memuji penelitian siswa MAN 4 Bantul sebagai terobosan dalam pendidikan. Aris Kusumawati selaku dewan juri sekaligus dosen ITTelkom Surabaya menilai penelitian milik siswa MAN 4 Bantul sudah setingkat skripsi. “Saya kagum melihat penelitian dari siswa MAN 4 Bantul sudah seperti skripsi. Padahal pembuatnya baru kelas 11,” ujar Wati.

Para siswa MAN 4 Bantul kaget dan senang timnya meraih juara 1 LKTI. Mereka menilai semua finalis berkesempatan menjadi pemenang. Panitia juga mengumumkan bahwa MAN 1 Lamongan sebagai juara 2 dan SMAN 1 Kebomas Gresik sebagai juara 3. Tim MAN 4 Bantul juga mendapat penghargaan tambahan sebagai pemenang poster terbaik dan berhak mendapat uang pembinaan. (uun)