Hari Suci Pagerwesi, Rektor UHN Ajak Bentengi Diri dengan Anugerah Ilmu

Denpasar (Kemenag) --- Umat Hindu merayakan Hari Suci Pagerwesi pada 1 September 2021. Rektor Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus (UHN IGB) Sugriwa, Denpasar,  I Gusti Ngurah Sudiana mengatakan, Hari Suci Pagerwesi merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan dari Hari Suci Saraswati yang diperingati pada 28 Agustus 2021.

"Umat Hindu juga mempercayai Hari Saraswati merupakan hari turunnya Ilmu Pengetahuan yang suci kepada umat manusia untuk menciptakan kerukunan, kemajuan, perdamaian dan meningkatkan keberadaan umat," terang I Gusti Ngurah Sudiana di Denpasar, Rabu (1/9/2021).

Sementara Pagerwesi, berasal dari kata pager yang berarti pagar atau pelindung yang kuat. Wesi berarti besi yang merupakan bahan kuat/perlindungan yang kuat. "Umat Hindu mengartikan Pagerwesi sebagai Hari suci untuk membentengi atau memagari diri yang dalam Bahasa Bali disebut Magehang Awak," ujar I Gusti Ngurah Sudiana yang juga Ketua Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali.

I Gusti Ngurah Sudiana menjelaskan, Hari Raya Pagerwesi jatuh pada Buda (Rabu) Kliwon, Wuku Sinta yang merupakan hari payogan Sang Hyang Paramesti Guru yaitu Tuhan dalam manifestasinya sebagai Guru sejati. Pagerwesi memiliki kaitan erat dengan Hari Suci Saraswati. Sebab, Saraswati jatuh pada urutan Wuku yang terakhir dari 30 Wuku yang ada. Sedang Sinta merupakan urutan Wuku yang pertama sehingga anugerah yang berupa Ilmu Pengetahuan pada wuku terakhir dapat dijadikan bekal bagi umat manusia.

"Banyak rangkaian peribadahan umat Hindu. Pagerwesi yang merupakan pegangan hidup yang kuat, mampu menjaga agar Ilmu Pengetahuan dan teknologi dapat dijaga dan dipelihara, sebagai pedoman hidup bagi umat manusia," tutur I Gusti Ngurah Sudiana.

“Selamat Hari Saraswati dan Rahajeng Rahina Pagerwesi bagi Umat Hindu. Jangan lupa bentengi diri pada Hari Raya Pagerwesi dengan anugrah Ilmu pengetahuan yang turun pada Hari Raya Saraswati,” tutupnya.