Hadapi Era Society 5.0, Wamenag Minta Fakultas Tarbiyah Bekali Mahasiswa Enam Literasi

Palangkaraya (Kemenag) --- Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan bahwa ada enam literasi dasar yang harus dimiliki setiap pribadi, termasuk para mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam menghadapi Era Society 5.0. 

"Setiap pribadi harus memiliki enam literasi dalam menghadapi berbagai tantangan di Era Society 5.0. Literasi itu adalah numerasi, sains, informasi, finansial, budaya, dan literasi kewarganegaraan," ujar Wamenag saat menyampaikan keynote speaker pada Seminar Nasional dan Focus Group Discussion (FGD) Forum Dekan Tarbiyah dan Keguruan (FORDETAK) di Palangkaraya Selasa (14/2/2022).

"Enam literasi dasar ini juga harus di didukung dengan karakter Pancasilais, dasar negara kita yang selaras dengan nilai-nilai agama kita, dan konsep moderasi beragama menjadi panduannya," lanjutnya.

Zainut meminta Fakultas Tarbiyah dan Keguruan PTKIN dapat menyiapkan dan melahirkan calon-calon pendidik yang unggul dan responsif terhadap perubahan zaman. Penyelenggara pendidikan harus sadar dan dapat memberikan pencerahan kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya mahasiswa dan peserta didik, tentang pentingnya menyiapkan diri menghadapi berbagai kompetisi.

"Pendidikan tidak hanya berorientasi pada sekedar serah terima ijazah melainkan terjalin koneksi keilmuan yang erat, lancar, dan saling melengkapi antara dunia usaha dan dunia pendidikan," terang Zainut.

Ke depannya, Wamenag berharap PTKIN dapat terus beradaptasi untuk selalu memberikan nilai lebih dan nilai guna agar tidak hilang dari pergaulan masyarakat yang semakin kompetitif dan berorientasi pada hasil.

“Di Era Society 5.0, kita memang perlu terus berlari mengejar, mempersempit jarak ketertinggalan kita di bidang sains dan teknologi, namun kita juga harus menggali dan memahami apa yang menjadi aset, potensi, dan keunggulan bangsa kita," pungkas Wamenag.