DWP Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Dilatih Kembangkan Ekonomi Kreatif

Jakarta (Kemenag) --- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Pelaksana (UP) Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar Pelatihan Kewirausahaan dengan tema “Pelatihan membuat Konektor Masker”.

Ketua DWP UP Ditjen PHU Sofia Muda Hilman Latief mengatakan Covid-19 memberikan pengaruh pada pelaku kewirausahaan. Kreatifitas sangat diperlukan dan berperan penting dalam situasi seperti sekarang. Sebagian pelaku wirausaha menjadi pesimis dalam menjalankan usahanya, akan tetapi dilain sisi ada peluang usaha bagi orang-orang yang bisa berpikir kreatif, menciptakan ide-ide baru.

“Hal ini bisa membawa perubahan pada perilaku konsumen dan konsumsi, dengan mengembangkan ekonomi kreatif (ekraf) dan digital,” kata Sofia saat membuka Pelatihan Kewirausahaan di Jakarta, Selasa (27/9/2022).

Sofia berharap pelatihan membuat konektor masker bisa dijadikan peluang usaha dan dapat berpengaruh positif terhadap diri pribadi dan konsumennya. “Misalnya dapat membangun semangat, merasa aman baik untuk diri sendiri atau konsumen, serta dapat mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) dan tampil lebih cantik dan modis,” terangnya.

Sofia menilai pengembangan peluang usaha pembuatan konektor masker ini dapat memanfaatkan teknologi. Misalnya, dengan transaksi online di status-status Whatsapp. “Selain itu juga banyak marketplace yang menawarkan untuk dijadikan media marketing online,” jelasnya.

“Dharma Wanita Persatuan UP Ditjen PHU ingin berbagi ilmu tentang bagaimana kita memanfaatkan peluang usaha di tengah pandemi agar kita bisa menjadi individu yang kretif dan produktif,” pungkasnya.

Hadir sebagai narasumber Wakil Ketua Bidang Ekonomi DWP UP Ditjen PHU Ade Komaria Saiful Mujab yang diikuti oleh karyawati ASN di lingkungan Ditjen PHU.