Dirjen Bimas ISlam Dipisah Dari Dirjen Penyelenggaraan Haji

Jakarta, 23/6 (Pinmas) - Agar dalam menangani permasalahan lebih fokus, Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji Departemen Agama dipisah menjadi Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam dan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. "Selama ini Dirjen itu (Bimas Islam dan Penyelenggaraan Haji -red) lebih kental mengurus haji saja, padahal urusan haji kan hanya 3-4 bulan saja selesai. Ini jeleknya kalau ada konflik seperti Poso," kata Menag M Maftuh Basyuni saat melantik sejumlah pejabat Eselon I di lingkungan Depag di Jakarta, Jumat. Tak bisa dipungkiri, ujarnya, bidang Bimas Islam seolah tertutup oleh hiruk-pikuk persiapan penyelenggaraan haji, sehingga ketika ada konflik antar agama, tampak menjadi tak tertangani.

"Sekarang, kalau ada konflik seperti Poso, kita kirim saja Dirjen Bimas Islam dan Dirjen Bimas Kristen ke sana, jangan pulang-pulang sebelum selesai," kata Menteri yang mantan Duta Besar Arab Saudi itu.Demikian juga pemisahan antara Dirjen Bimas Hindu dan Dirjen Bimas Budha yang sebelumnya disatukan, agar keduanya lebih bisa menjalankan tugasnya dengan lebih fokus, ujarnya.Perubahan, lanjutnya, juga terjadi pada Dirjen Kelembagaan Agama Islam dengan mengubah namanya menjadi Dirjen Pendidikan Islam agar pelayanan terhadap pendidikan di madrasah dan pesantren bisa lebih difokuskan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Agama no 3 tahun 2006 tertanggal 24 Januari 2006, struktur Depag mengalami perubahan cukup mendasar yang dimulai dengan pelantikan para pejabat Eselon II secara serentak pada 3 Februari.Pelantikan itu kemudian disusul para pejabat Eselon III dan IV dan pada Jumat ini dilantik Pejabat Eselon I sesuai struktur baru tersebut.Para pejabat eselon I yang dilantik itu adalah, guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Prof Dr Nasarudin Umar MA sebagai Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, dan Prof Dr IBG Yudha Triguna MS sebagai Dirjen Bimas Hindu dan Bahrul Hayat PhD menjadi Sekjen Depag yang sebelumnya merupakan Sekditjen Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Depdiknas.

Selain itu diangkat kembali Slamet Riyanto MSi menjadi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Jahja Umar PhD sebagai Dirjen Pendidikan Islam, Prof Dr Atho` Mudzhar sebagai Kabalitbang dan Diklat, Prof Dr Faisal Ismail MA sebagai Staf Ahli Menag bidang Hukum dan HAM serta drs Hasyim Marasabessy SH sebagai Staf Ahli bidang Kemasrakatan dan Pemberdayaan Umat. Pada kesempatan yang sama juga dilantik Prof Dr.Amin Abdullah MA sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Dr Asnawi MA sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri Mataram.(Ant/Ba)