Depkes Saudi Terapkan Syarat Kesehatan Bagi Jemaah Haji

Madinah, 28/11 (Pinmas) - Dr. Ridho Kholil, Penasehat Direktorat Kesehatan, Depkes Kerajaan Arab Saudi mengatakan, pemerintahnya telah menerapkan syarat-syarat kesehatan terhadap semua jamaah haji yang datang dari luar Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji. “Jamaah haji harus menjalani pemeriksaan yang ketat pada tiap pintu-pintu gerbang masuk Arab Saudi bahwa mereka bebas dari penyakit wabah menular,” kata Ridho Kholil yang juga Kepala Komite Haji persiapan di Depkes Saudi kepada Suplemen berbahasa Melayu yang terbit Rabu (28/11).

Untuk itu, menurutnya, Depkes bekerjasama dengan seluruh instansi dan muassasah untuk meningkatkan nilai persiapan dan mutu pelayanan-pelayanan kesehatan yang diberikan kepada jamaah haji. Pelayanan tersebut disesuaikan dengan kondisi dan lingkungan cuaca untuk seluruh Negara dunia asal kedatangan jamaah haji, ujarnya seraya menambahkan telah mempersiapkan rancangan darurat untuk menghadapi kasus-kasus darurat yang bakal terjadi pada musim haji tanu 1428 H/2007 M. Program kesehatan yang dirancang itu dirumuskan setiap tahun agar sejalan dengan pengarahan-pengarahan Khodimul Haramain untuk meningkatkan nilai persiapan dan mutu pelayanan-pelayanan kesehatan yang diberikan kepada jamaah haji.

Hal itu telah terkristalisasi pada pembaharuan dan pengembangan segenap sarana-sarana kesehatan yang akan memberikan dampak positif terhadap mutu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada jamaah haji. Selain itu, Depkes juga telah mempersiapkan rancangan pencegahan yang menyeluruh untuk mencegah kedatangan wabah penyakit dan mempersiapkan alat mikroskop yang memenuhi peraturan-peraturan kesehatan internasional dan dapat membantu untuk menemukan kasus-kasus penjangkit penyakit menular yang sangat berbahaya dari sejak dini serta mengambil langkah-langkah pengontrolan dan pencegahan terhadap penyakit tersebut. Depkes juga telah memprogramkan pembatasan dan pengontrola penyebaran wabah penyakit dengan karantina yang mungkin terjadi selama musim haji.

Untuk itu, Depkes Arab Saudi telah mempersiapkan tujuh rumah sakit dan 84 pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di al Masyair al-Muqoddasah (Arafah, Muzdalifah dan Mina). Selain itu, Depkes Kerajaan Arab Saudi telaha mengerahkan lebih dari sembilan ribu pegawai laki-laki dan perempuan yang terdiri dari para dokter, teknisi, perawat dan petugas adminsitrasi untuk melayani tamu-tamu Allah dan telah melengkapi sarana-sarana tersebut dengan alat-alat kedokteran yang terbaru. “Mereka diberikan keahlian yang terlatih untuk memberikan pelayanan-pelayanan kesehatan seperti dengan membekalinya dengan semua obat-obat yang dibutuhkan oleh jamaah haji,” katanya (Azwar/MCH Madinah)