Bus Tanjak Corner, Mudahkan Layanan Kemenag di Kepri

Tanjungpinang (Kemenag) --- Pemilik usaha "Dapo Mak Kami", Metty Herlina tersenyum sumringah. Dirinya baru saja berkonsultasi terkait sertifikasi halal gratis di Bus Tanjak Corner. 

"Sangat terbantu dengan kehadiran bus ini. Bisa konsultasi sertifikasi halal tanpa harus jauh-jauh. Busnya datang ke dekat kami,"tutur Metty, di Tanjungpinang, Selasa (4/10/2022). 

Metty adalah salah satu dari ratusan masyarakat di Kepulauan Riau yang telah menikmati layanan Bus Tanjak Corner. Bus besar berwarna hijau yang bertuliskan 'Tanjak Corner' ini merupakan bentuk inovasi layanan yang dimiliki Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kanwil Kemenag Kepri).

Kepala Kanwil Kemenag Kepri Mahbub Daryanto mengungkapkan Bus Tanjak Corner ini sudah dua tahun melayani masyarakat secara mobile. "Tanjak itu akronim dari Terpercaya, Antikorupsi, Nyaman, Jujur, Akuntabel, Kualitas," terang Mahbub. 

Bus yang baru berjumlah satu armada ini, lanjut Mahbub, bergerak dari satu lokasi ke lokasi yang lainnya secara terjadwal. "Ini dalam rangka optimalisasi layanan publik yang murah, cepat, dekat dengan masyarakat dan dapat memberikan nilai kebermanfaatan kepada publik secara langsung," tuturnya. 

Selain sertifikasi halal gratis, Bus Tanjak Corner Kanwil Kemenag Kepri hadir di tengah masyarakat dengan 46 layanan lainnya. Bus ini hadir secara terjadwal pada pekan pertama dan ketiga setiap bulannya. 

Dalam melakukan pelayanan, Bus Tanjak Corner menggandeng sejumlah mitra antara lain BWI Kepri dan Baznas Kepri, termasuk dengan pelaku usaha mikro kecil binaan berbagai instansi pemerintah di Kepulauan Riau. 

“Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau dalam menyelenggarakan layanan kepada masyarakat telah membentuk Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk mewujudkan efisiensi dalam pelayanan dengan standar yang jelas," ujar Mahbub Daryanto.

"Standar tersebut meliputi kejelasan standar waktu, biaya, pelayanan yang sederhana, mudah diakses sebagaimana dipersyaratkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik,” sambungnya.

Sebagai upaya peningkatan layanan publik, Kanwil Kemenag Kepri juga juga telah meluncurkan layanan berbasis online dalam aplikasi Sikopri. Aplikasi ini dapat dibuka kapan saja dan di mana saja untuk memberikan pelayanan agama dan keagamaan kepada masyarakat provinsi Kepulauan Riau. 

"Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat. Kami mengharapkan saran dan masukan dari masyarakat dalam meningkatkan pelayanan kami,” kata Kakanwil Mahbub.

Sambutan positif diberikan oleh berbagai kalangan dengan hadirnya Bus Tanjak Corner. Salah satunya dari Ketua Baznas Kepri Arusman Yusuf. Dia menyebutkan Baznas Kepulauan Riau telah menggandeng berbagai mitra kerja dalam menghimpun dan menyalurkan zakat sesuai dengan syariat dan ketentuan undang-undang.

“Baznas Kepulauan Riau bersama Kanwil Kemenag Kepri kembali menyalurkan bantuan zakat kepada masyarakat yang berhak menerima melalui bus Tanjak Corner. Dengan bus Tanjak Corner telah memudahkan layanan dan memaksimalkan distribusi bantuan zakat kepada masyarakat di Kepulauan Riau,” ucap Arusman.  

“Semoga dengan layanan bus Tanjak Corner, semakin mendekatkan layanan agama dan keagamaan di Kepulauan Riau,” harapnya. 

Apresiasi juga diberikan oleh penerima layanan terutama para pelaku usaha mikro kecil dan penerima bantuan. 

Secara resmi, soft lounching Bus Tanjak Corner Kanwil Kemenag Kepri telah dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang yang sedang melakukan kunjungan kerja reses masa sidang IV di Batam, Kepulauan Riau, Senin, 18 April 2022 yang lalu. 

Saat itu Marwan Dasopang juga secara resmi menutup rangkaian Expo Ramadhan Kemenag Kepri 2022 yang dipusatkan di bilangan Welcome To Batam, Batam Center. 
Mengapresiasi inovasi layanan yang dilakukan oleh Kanwil Kemenag Kepri, Marwan Dasopang menyambut baik hadirnya Bus Tanjak Corner Kanwil Kemenag Kepri terutama dalam memberikan akses layanan kepada masyarakat dengan lebih dekat, cepat dan gratis. 

“Apalagi layanan dilakukan secara online, pasti dapat dilakukan dengan cepat dan mudah,” ujarnya. 

Marwan Dasopang juga menyarankan agar armada bus yang digunakan sebagai Bus Tanjak Corner bisa diupgrade dengan bus yang baru.

“Inovasinya sangat bagus, harus ditingkatkan kualitasnya dengan bus yang baru, yang didesign khusus untuk layanan corner. Jika perlu bisa gunakan bus yang berbasis elektrik sehingga lebih canggih,” ujar Marwan Dasopang ketika melihat layanan Tanjak Corner. (Hatiman)