Bimas Kristen: Hibah Lahan Sejarah Baru Solusi Polemik GKI Yasmin

Jakarta (Kemenag) --- Dirjen Bimas Kristen menilai penyerahan hibah lahan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, menjadi sejarah baru atas solusi polemik Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin.

“Ini menjadi sejarah baru bagi GKI Yasmin dan umat Kristen secara keseluruhan,” kata Dirjen Bimas Kristen, Thomas Pentury, di Jakarta, Senin (14/6/2021).

“Atas nama Dirjen Bimas Kristen, kami menyambut baik inisiasi Pemkot Bogor untuk membangun gereja di kawasan Bogor Barat. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah,” sambungnya.

Thomas Pentury menyampaikan bahwa solusi terhadap GKI Yasmin ini merupakan hasil kerja keras dari semua pihak. Ke depan, dia berharap semua umat dapat saling menghargai karena itu merupakan kunci membangun kedamaian di bumi Indonesia.

“Proses hibah lahan ini berkat dukungan semua warga, baik pemerintah pusat maupun warga setempat,” kata Thomas Pentury.

Baca juga: Menah Bersyukur Ada Solusi atas Masalah GKI Yasmin

Sebelumnya, Ketua MUI Kota Bogor, KH Mustofa Abdullah bin Nuh, juga mengucapkan rasa syukur atas solusi dan kemajuan yang capai. “Salam hormat saya kepada Wali Kota Bogor Bima Arya juga kepada pimpinan TNI dan Polri. Saya bersyukur karena aslinya Bogor merupakan kota spiritual, kota rohani yang didirikan para kekasih Allah,” kata Mustofa Abdullah.

Mustofa Abdullah mengajak seluruh masyarakat Bogor untuk terus bahu-membahu, berlomba-lomba dalam kebaikan. Ini merupakan tonggak sejarah Kota Bogor untuk menjadi kota spiritual.

“Kalau kemudian ada riak dan gangguan, maka itu bukan DNA-nya orang Bogor,” tutup Mustofa Abdullah.