Besok, Menag Canangkan Revitalisasi KUA di Banjarnegara

Banjarnegara (Kemenag) --- Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) yang menjadi salah satu program prioritas Menag Yaqut Cholil Qoumas segera bergulir. Pencanangan program ini akan dilakukan Menag pada Sabtu, 29 Mei 2021, di KUA Banjarnegara, Jawa Tengah.

Ada enam KUA yang akan menjadi model dalam pencanangan revitalisasi ini. Selain KUA Banjarnegara, ada KUA Kecamatan Ciawi Gebang, Kab. Kuningan (Jawa Barat), KUA Kecamatan Sewon, Kab. Bantul, (DI Yogyakarta), KUA Kecamatan Sidoarjo, Kab. Sidoarjo (Jawa Timur), KUA Kecamatan Gunung Sugih, Kab. Lampung Tengah (Lampung), dan KUA Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, (Sulawesi Selatan).

"Besok, Menag Yaqut Cholil Qoumas akan mencanangkan Program Revitalisasi KUA. Lokasi pencanangannya di KUA Banjarnegara," terang Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara Agus Suryo Suripto, di Banjarnegara, Jumat (28/5/2021).

Menurutnya, dipilihnya KUA Banjarnegara termasuk sebagai percontohan bukan tanpa alasan. KUA yang berdiri di atas tanah seluas 1.130 M3 dengan luas gedung 330 M3 ini memiliki fasilitas yang cukup representatif sebagai kantor pelayanan publik yang memenuhi standar pelayanan nasional.

"Dibangun dengan dana yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara senilai Rp700juta, KUA Banjarnegara menghadirkan ruang dan pola pelayanan yang nyaman bagi masyarakat," ujarnya.

Selain ruang tunggu yang nyaman, tersedia juga ruang konsultasi bagi para pengguna fasilitas, ruang balai nikah yang akan digunakan sebagai ruang pernikahan bagi masyarakat. "Penambahan fasilitas yang ramah akan penyandang disabilitas membuat KUA Banjanegara ini semakin layak disandingkan dengan kantor-kantor pelayanan publik lainnya di perkotaan," tuturnya.

KUA Banjarnegara juga sudah menerapkan pelayanan berbasis digital. Pada lobby kantor, terdapat layanan elektronik bertajuk "Pojok KUA". "Dengan konsep layar sentuh, masyarakat dapat mengakses beragam informasi layanan yang terdapat di KUA Banjarnegara," jelasnya.

Berikut, beberapa layanan yang tersaji dalam "Pojok KUA" Banjarnegara:

1. Pencarian data pernikahan berdasarkan tanggal pernikahan. Data yang tersedia sampai tahun 1947.

2. Info Kebimasislaman: infografis data pernikahan, data penghulu, data penyuluh, profil KUA, data tempat ibadah, data wakaf, hingga peta potensi konflik.

3. Info kependidikan agama dan keagamaan: data lembaga pendidikan, data guru, data siswa, data penemira PIP, data pendidikan keagamaan, dan data pendidikan agama Islam.

4. Info Haji dan Umrah: cek perkiraaan keberangkatan haji, data PPIU, data KBIHU, dan data jemaah haji.

5. Info indeks kepuasan masyarakat (IKM), berisi formulir IKM dan grafiknya.

KUA Banjarnegara, lanjut Agus Suryo, juga memiliki program Larasati. Yaitu, layanan bersama Rumah Sakit Islam. Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan ASN dan keluarga intinya.

Sebagai bagian dari kesiapan revitalisasi, Agus memastikan ASN dan petugas di KUA Banjarnegara sudah medapatkan bimbingan teknis Pusaka Sakinah yang diadakan oleh Ditjen Bimas Islam, serta pelatihan Standar Opersonal Pelayanan di kantor.

"Kami berusaha memaksimalkan tenaga, anggaran dan semua yang kami miliki untuk suksesnya pelayanan kepada masyarakat. Kami sadar betul bahwa masyarakat dari semua lapisan berhak atas pelayanan kelas eksekutif," tutup Agus Suryo.

Kementerian Agama menargetkan ada 100 KUA yang dilakukan proses revitalisasi pada 2021. Kemenag telah membuat kriteria yang menjadi fokus revitalisasi KUA, yaitu:

1. Perbaikan infrastruktur KUA  (kondisi bangunan representatif)

2. Peluasan cakupan layanan KUA

3. Peningkatan kuantitas dan kualitas SDM KUA (telah memperoleh bimtek Pusaka Sakinah dari Kementerian Agama RI)