BEM IAIN Sepakat Penetapan Carateker dan Pilcarek

Padang, 26/7 (Pinmas) - Badan Eksuktif Mahasiswa (BEM) IAIN Imam Bonjol Padang, Sumbar, mendukung usulan Menteri Agama RI (Menag) akan mengangkat carateker (pejabat sementara) rektor menjelang adanya rektor defenitif hasil pemilihan ulang calon rektor (Pilcarek). Penetapan carateker Rektor mendapat dukungan dari mayoritas civitas akdemika IAIN IB Padang, kata Presiden BEM IAIN, Ja`far, di Padang, Rabu. 

Menurut dia, pejabat sementara Rektor IAIN mesti mengenal kondisi masyarakat Sumatera Barat, serta mengetahui kondisi internal di kampus itu.        Terkait dengan calon carateker itu, BEM mengusulkan ke Menag dua orang tokoh IAIN yang dipandang layak, yakni, Prof. DR H Amir Syarifuddin MA dan Prof DR. Sirajuddin Zar MA, jelasnya.       Kedua guru besar IAIN IB itu, dinilai tepat menjabat carateker menjelang Pilcarek kembali periode 2005-2009 dan namanya telah dikirim ke Menag melalui feksimel, katanya       

Namun BEM menolak carateker yang ditujuk Menag dari luar IAIN IB, dan apalagi yang terindikasi beraliran pemikir sekularisme, pluraslisme dan liberalisme (Spilis), ujarnya.       Sementara terkait dengan wacana mengapungnya nama Atha` Muzhar akan menjadi carateker, menurut Ja`far, beliau juga terindikasi berpikiran `spilis`."Untuk itu BEM menolak untuk diangkatnya sebagai carateker Rektor IAIN IB Padang, dan tokoh-tokoh yang berpikiran sama dengan Atha`," ujarnya.      

Terkait aksi unjukrasa mahasiswa yang masih terjadi, ia mengatakan, bagi mahasiswa yang berunuukrasa itu sudah diminta agar aksinya dilakukan secara profesional.  Mereka yang berunjukrasa juga diminta tetap berjalan damai dan  menghidari tindakan yang menjurus ke persoalan orang per orang di lingkungan kampus, ujarnya. "Pengurus BEM tetap bertekad untuk menjaga suasana kondusif di lingkungan kampus," katanya.(Ant/Ims)