Ahmad Thohir Yoga, Wakil Madrasah Peraih Beasiswa OPEN Program US Embassy

Kota Malang (Kemenag) --- Guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang Ahmad Thohir Yoga, M.Pd, M.Ed terpilih sebagai peserta Online Profesional English Network (OPEN) Program, The Regional English Language Office, US Embassy, Fall Term 2021.

Hanya 18 peserta dari Indonesia yang terpilih ikut serta dalam program ini, dan Ahmad Thohir satu-satunya wakil dari madrasah yang mendapatkan beasiswa.

"Saya sebenarnya sudah lolos seleksi Online Profesional English Network ini pada akhir tahun lalu. Namun saat itu, saya juga terpilih menjadi satu-satunya wakil madrasah untuk mengikuti program Google Master Trainer – Google for Education, maka saya ajukan permohonan penundaan keikutsertaan pada fall term ini. Alhamdulillah disetujui oleh RELO – US Embassy," ujarnya di Kota Malang, Jumat (23/7/2021).

"Ini adalah patut disyukuri karena bisa mendapatkan kesempatan belajar lagi di beberapa universitas yang ada di Amerika melalui program ini. Semoga ini juga menjadi penyemangat terutama buat rekan guru madrasah lain di Indonesia untuk selalu berusaha mencari peluang pengembangan kapasitas diri," sambungnya.

Menurut Guru lulusan dari Ohio University USA tahun 2007 melalui beasiswa Fulbright, sekarang dirinya sedang mempersiapkan proses registrasi ulang dan memilih course works. Program ini rencananya akan mulai pada akhir Agustus hingga Desember 2021.

Dalam program OPEN kali ini, Ahmad Thohir mengambil courses terkait dengan Teachers Development for Teachers Trainers. Dia berharap fokus kajiannya itu bermanfaat dalam merancang, mengelola, dan melakukan evaluasi yang lebih baik lagi dalam kegiatan workshop atau pelatihan ToT, khusunya bagi guru.

"Ini tentu sangat relevan dengan kebutuhan saya selaku fasilitator provinsi dalam rangkaian project Madrasah Reform yang mulai bergulir tahun ini," paparnya.

Bersamaan itu, Ahmad Thohir juga akan fokus pada kajian lainnya tentang Fostering Students Motivation dan Critical Thinking. Dia mengaku mengambil dua kajian tersebut untuk mendapatkan bekal lebih baik lagi saat mengajar dan sharing dengan sejawat guru lainya. "Tentu ultimate goal nya adalah meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas," tegasnya.

Kepala MAN 2 Kota Malang,  Mohammad Husnan, mengapresiasi prestasi yang diraih gurunya yang juga Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas dan Kerjasama. Husnan berharap prestasi ini menjadi motivasi para guru dan murid di madrasah untuk selalu mengambil kesempatan untuk berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Prestasi ini sekaligus menjadi bagian dari syiar MAN 2 Kota Malang yang sudah bertekad menjadi bagian dari masyarakat dunia melalui Program MAN Dua Menjelajah Dunia (MADU MANJA)," tuturnya.

"Alhamdulillah prestasi internasional tidak hanya diraih oleh siswa, tapi tenaga pendidik pun berprestasi sehingga diharapkan menjadi keteladanan khususnya bagi siswa dan warga madrasah," tandasnya. (YG, SG, EW)