260 Imam Masjid Di Bone Dapat Bantuan Depag

Makassar, 6/7 (Pinmas) - Sebanyak 260 imam masjid di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, memperoleh bantuan uang tunai masing-masing Rp1,2 juta per orang/tahun atau seluruhnya Rp312 juta dari Kanwil Departemen Agama Provinsi Sulawesi Selatan. Bantuan pemerintah pusat tersebut diserahkan Gubernur Sulsel HM. Amin Syam kepada para imam bersangkutan pada acara penamatan santri dan santriwati pondok pesantren Maha`hadist, Kabupaten Bone, disaksikan bupati setempat Idris Galigo, Rabu.        Sebulan yang lalu pemerintah Provinsi Sulsel juga telah menyerahkan sumbangan serupa senilai Rp150 ribu/orang/bulan untuk 200 imam masjid di daerah itu.       

Gubernur Amin Syam mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap para imam masjid tidak hanya di daerah ini tetapi juga semua kabupaten/kota di Sulsel guna mendorong mereka agar lebih bergairah memimpin ma`mun dan mengajar mengaji anak-anak di lingkungannya.        "Imam masjid yang sekaligus guru mengaji di desanya tidak punya honor sehingga wajar jika pemerintah memberi perhatian dengan membantu mereka sesuai kemampuan daerah," katanya.        Amin Syam yang juga Ketua DPD Partai Golkar Sulsel itu mengharapkan para imam yang juga guru mengaji mampu mendidik generasi muda di lingkungannya menjadi manusia bermoral, berakhlak dan berbudi pekerti sebab kalau hanya cerdas atau pintar tapi tidak berbudi pekerti tidak ada gunanya.      

Gubernur meminta pesantren Maha`hadist sebagai lembaga pendidikan plus yang melebihi pendidikan umum lainnya dapat menjadikan alumninya sebagai ahli zikir dan agama, sekaligus menjabarkannya dengan baik di lingkungannya sehingga tercipta masyarakat yang relegius, aman dan damai.         Selain itu, pondok pesantren harus bisa membuka program pendidikan khusus membaca Alquran terutama diperuntukkan kepada masyarakat kalangan bawah seperti anak tukang becak, buruh kasar atau anak penjual sayur yang masih banyak `melek` baca kitab suci tersebut.       

"Mereka juga perlu diberi kesempatan untuk belajar membaca dan menulis Alquran di Ponpes yang ada di provinsi ini agar anak-anak mereka pantai membaca kitab suci tersebut," pintanya.Ant/Myd)