Sabtu, 18 Maret 2017, 15:32

Jauh-Jauh ke MAN Insan Cendekia Paser, Kenapa?

Paser (Kemenag) --- Putri Salwa Adilah (Putri) tercatat sebagai salah satu peserta seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Paser. Anak dari pasangan Retno Wiranto dan Lilik Anita ini bukan penduduk Paser. Dia datang dari Semarang, Jawa Tengah untuk ikut seleksi di salah satu madrasah unggulan binaan Kementerian Agama.

Ditemui di sela-sela mengikuti PPDB, Putri mau sedikit berbagi kisah kepada Humas Kementerian Agama. Dia mengaku memilih MAN IC Paser sebagai pilihan pertama. Pilihan itu juga disetujui oleh kedua orang tuanya. Padahal, sejak kecil, dari SD hingga lulus SMP, dia tinggal di Semarang, bersama keluarga.

"Saya sudah seminggu yang lalu di Paser. Dari Semarang kami naik pesawat bersama mama. Saya tidur di asrama MAN IC Paser. Di asrama, kakak-kakak membimbing kami belajar. Di asrama saya bisa mengenal teman-teman baru dengan berbagai bahasa," tutur Putri di MAN IC Paser, Sabtu (18/03).

"Saya tahu MAN IC dari teman mama. Teman mama kebetulan ada yang pernah menjadi panitia PPDB di MAN IC Pekalongan. Teman mama itulah yang menjelaskan tentang MAN IC ada dimana saja," tambahnya.

Putri mengaku memilih MAN IC Paser sebagai pilihan pertama karena ibunya asli Balikpapan. Ayahnya yang berprofesi sebagai kontraktor juga lebih sering bekerja di Balikpapan. "Jadi, pilihan I saya adalah MAN IC Paser dan pilihan II adalah MAN IC Pekalongan. Di sini banyak saudara-saudara mama dan papa," ujarnya.

Putri memilih melanjutkan ke MAN IC karena dia merasa madrasah binaan Kementerian Agama ini berprestasi dan mengajarkan kedisiplinan dalam belajar. Dia mengaku dua hal tersebut memperkuat keinginannya untuk belajar di MAN IC.

Selain Putri, peserta seleksi PPDB MAN IC Paser yang juga berasal dari luar daerah adalah Muhammad Khaidir. Dia berasal dari Sengkang, Wajo, Sulawesi Selatan. Putra dari pasangan Bapak Ahmad Suyuti, pegawai honorer Kecamatan dan Siti Rahmiyati, guru PNS SD sengaja datang dari Wajo ke Paser dengan harapan bisa diterima di MAN IC Paser.

Alumni MTs Asadiyah Putra II Wajo, Sengkang Sulawesi Selatan ini menilai meski baru beroperasi setahun, MAN IC Paser juga sudah menunjukan prestasinya. M. Daffa Afriza misalnya, berhasil meraih peringkat 16 (Bahasa Inggris) dari 100 Siswa se-Indonesia pada Oliampiade Bahasa Inggris danMatematika di Universitas Brawijaya Malang pada 10-12 Oktober 2015.

Selain itu, Rahmad Hidayat dan Norlia juga berhasil menjuarai Penyisihan Ecoly Tahun 2015 Unesa Surabaya, Rayon Samarinda Kaltim pada 14 November 2015. Demikian juga dengan Dimas Wahyu Nogroho dan Adelia Noviati yang berhasil menjadi juara IV Penyisihan Ecoly Tahun 2015 Unesa Surabaya Rayon Samarinda Kaltim pada 14 November 2015.

Khaidir juga menilai kalau MAN IC di provinsi lainnya juga terkenal dengan prestasi dan kedisplinannya. (hamam/mkd/mkd)

Berita Lainnya
Rabu, 29 Maret 2017, 16:58

Dari MAN Insan Cendekia, Medina Siap ke Negeri Sakura

Senin, 27 Maret 2017, 15:11

Seleksi PPDB MAN Program Keagamaan Digelar 1 April

Senin, 27 Maret 2017, 13:03

Raih Emas WMI Indonesia, Siswa MAN 3 Bantul Bersiap ke Vietnam Juli 2017

Senin, 27 Maret 2017, 12:51

MTsN 1 Tangsel Borong Juara Ajang IRS 2017

Senin, 27 Maret 2017, 08:43

Siswi MAN IC Serpong ini Lulus Seleksi Masuk Hokkaido University