Senin, 13 Maret 2017, 15:46

Siswi MAN IC Ini Hafal Kitab Aqidatul Awam dan 10 Juz Al Quran

Siswa MAN IC Paser Naurasyifa dengan ibundanya. (foto: manicpaser)

Paser (Kemenag) --- Kalau ada santri pesantren yang hafal kitab kuning, mungkin lumrah. Namun rasanya menjadi beda manakala hal itu bisa dilakukan siswa madrasah.

Adalah Naurasyifa (Naura), siswi MAN Insan Cendekia Paser Kaltimantan Timur ini berhasil menghafalkan kitab kuning Aqidatul 'Awam. Dia mempelajari kitab itu di asrama MAN IC Paser dalam bimbingan gurunya yang alumni Pondok Pesantren Al-Mustaqimiyah, Lumajang Jawa Timur, Mariyatul Qibtiyah.

Kitab Nazhom Aqidatul Awam berisi syair-syair tentang Tauhid. Kitab ini dikarang Syaikh as-Sayyid al-Marzuqiy, Mufti Mazhab Maliki di Mekkah yang lahir sekitar tahun 1205 H di Mesir.

Tidak hanya itu, anak pertama dari tiga bersaudara ini lahir dari pasangan ayah bernama Budi Hartika Eko dan seorang ibu bernama Dewi Kartika hafal 10 juz Al-Quran. Hari-hari di asrama di MAN IC Paser diisinya dengan murojaah hafalan.

Naura sendiri sebelumnya pernah nyantri di Pesantren Trubus Iman. Saat Ditanya soal cita-cita, Naura mengaku ingin menjadi dokter.

Direktur Kurikulum Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M. Nur Kholis Setiawan mengapresiasi civitas MAN IC Paser yang serius mengembangkan madrasah unggul dengan sistem pesantren. "Prestasi siswi MAN IC Paser menjadi titik awal bagi berkembangnya tradisi mempelajari sekaligus menghafal kitab-kitab ulama di kalangan madrasah," kata Nur Kholis, Senin (13/03).

Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini berharap upaya menjadikan siswa madrasah menguasai kitab kuning tidak saja menjadi model di MAN IC, namun juga bisa ditiru madrasah lainnya. Terobosan ini penting dalam rangka memperkuat pelajaran keagamaan di madrasah.

Kepala MAN IC Kalimantan Timur Khoirul Anam merasa bangga ada siswinya yang dapat menghafal Al-Quran sekaligus kitab kuning yang menjadi ciri khas pesantren nusantara. Anam mengaku bahwa MAN Insan Cendekia sebagai madrasah berasrama memang didesain layaknya pondok pesantren.

"Pembelajaran kitab kuning menjadi sesuatu yang wajib diajarkan kepada siswa/I kami di MAN IC," kata Anam. (Ruchman Basori/mkd/mkd)

Berita Lainnya
Rabu, 29 Maret 2017, 16:58

Dari MAN Insan Cendekia, Medina Siap ke Negeri Sakura

Senin, 27 Maret 2017, 15:11

Seleksi PPDB MAN Program Keagamaan Digelar 1 April

Senin, 27 Maret 2017, 13:03

Raih Emas WMI Indonesia, Siswa MAN 3 Bantul Bersiap ke Vietnam Juli 2017

Senin, 27 Maret 2017, 12:51

MTsN 1 Tangsel Borong Juara Ajang IRS 2017

Senin, 27 Maret 2017, 08:43

Siswi MAN IC Serpong ini Lulus Seleksi Masuk Hokkaido University