Kamis, 16 Februari 2017, 15:31

Terima Ketua Majelis Syura Saudi, Presiden Bahas Perlindungan Jemaah Haji dan WNI

Presiden Joko Widodo terima Ketua Majelis Syura Kerajaan Arab Saudi di Istana Negara. (foto: biropersistana)

Jakarta (Pinmas) --- Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Ketua Majelis Syura Kerajaan Arab Saudi Dr. Abdullah bin Muhammad bin Ibrahim Al Sheikh di Istana Merdeka, Jakarta. Menurut Presiden, kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz ke Indonesia pada tanggal 1 - 9 Maret 2017 akan menjadi peristiwa bersejarah setelah kunjungan terakhir Raja Faisal 46 tahun lalu.

Selain soal kesiapan menyambut kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz ke Indonesia, Presiden Jokowi juga menyampaikan harapannya terhadap perlindungan warga negara Indonesia (WNI), baik jemaah umrah dan haji, maupun mereka yang bermukim di Saudi.

"Hal lain yang juga disampaikan adalah menyangkut isu perlindungan warga kita di sana baik yang melaksanakan haji, umrah, maupun yang bermukim di Arab Saudi yang cukup besar," kata Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman M. Fachir usai mendampingi Presiden Jokowi menerima Abdullah bin Muhammad di Istana Negara, Kamis (16/02).

Turut mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Menurut M. Fachir, kunjungan Ketua Majelis Syura Kerajaan Arab Saudi ini merupakan bagian permulaan dari rangkaian kunjungan Raja Arab Saudi ke Indonesia. "Secara khusus Presiden menyampaikan beberapa hal, antara lain menyangkut kerja sama perdagangan dan ekonomi di mana disampaikan catatan ada penurunan yang cukup signifikan dari 2014 ke 2015 sebesar 36 persen," ujarnya.

Fachir melanjutkan, Presiden Joko Widodo juga berharap agar Ketua Majelis Syura Arab Saudi turut mendukung realisasi sejumlah rencana dan komitmen investasi Arab Saudi di Indonesia. Utamanya masalah penurunan volume perdagangan akibat turunnya harga minyak dunia.

Ketua Majelis Syura Kerajaan Arab Saudi Dr. Abdullah bin Muhammad bin Ibrahim Al Sheikh menyampaikan bahwa kunjungan Raja Salman ke Indonesia menunjukkan perhatian besar dari Raja Salman kepada Indonesia sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

"Meskipun ada berapa sektor yang perlu dimajukan antara dua negara, tetapi sesungguhnya hubungan sejarah antara Arab Saudi dan Indonesia akan terus berlanjut. Kunjungan ini juga untuk memperkuat kerja sama antara parlemen Indonesia dan parlemen Arab Saudi, termasuk juga untuk membahas sektor yang potensial untuk dimajukan oleh kedua negara," ucap Abdullah.

Abdullah bin Muhammad juga mendorong agar parlemen masing-masing negara bisa bekerja sama dalam memerangi terorisme dan menyebarkan Islam yang toleran, damai, dan 'rahmatan lil alamin'. Abdullah selama ini dikenal mempunyai perhatian khusus mengenai terorisme. Hal itu antara lain ditandai dengan salah satu buku karangannya yang bertajuk 'Terrorism How to Treat it'. (rilisbiropers/mkd/mkd)

Berita Lainnya
Rabu, 22 Februari 2017, 06:20

Kemenag Tetapkan Kuota Haji Tahun ini 221 ribu, Begini Rinciannya

Selasa, 21 Februari 2017, 15:32

Panja BPIH DPR RI Tinjau Persiapan Haji Makkah

Rabu, 15 Februari 2017, 06:17

Sambut Kedatangan Menteri Haji Saudi, Kemenag Siapkan MoU Haji

Senin, 30 Januari 2017, 17:20

Lagi, Satgas KUHI-KJRI Bantu Proses Pemulangan Jemaah Umrah

Minggu, 29 Januari 2017, 21:17

Pansel Umumkan 84 Nama Lulus Seleksi Administrasi Calon Anggota BPKH