Revitalisasi KUA, Kemenag Mulai Gelar Bimtek Pelayanan Prima

Serpong (Kemenag) --- Sebanyak 80 petugas layanan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pelayanan prima. Bimtek selama tiga hari  ini merupakan salah satu bagian dari program Revitalisasi KUA yang dicanangkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama (Kemenag), Muharam Marzuki menekankan, perubahan yang paling penting dilakukan oleh para petugas layanan adalah perubahan mindset atau pola pikir.

"Ada delapan area perubahan dalam reformasi birokrasi, yang nomor satu itu adalah perubahan mindset," paparnya saat membuka kegiatan Bimtek Petugas Layanan KUA, Senin (26/4/2021), di BSD Tangerang.

Menurut Muharam, perubahan mindset ini sangat penting karena terkait dengan mental dan prilaku petugas sebagai wakil negara yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dia berharap perbaikan infrastruktur KUA yang sedang berjalan saat ini bisa diikuti dengan perbaikan SDM KUA.

"Karena buat apa juga gedung bagus tapi mental dan cara berpikirnya belum berubah," ujar Muharam.

Eks Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Kemenag ini meminta peserta bimtek, setelah kembali ke unit kerja masing-masing, untuk menularkan ilmu yang diperoleh kepada rekan-rekannya.

"Saya juga berharap bapak ibu nanti dapat membuat perubahan di KUA, dimulai dari yang kecil-kecil," harap mantan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan Kemenag RI ini.

Di tempat yang sama, Tenaga Ahli Menteri Agama Hasanuddin Ali mengapresiasi kegiatan Bimtek Petugas Layanan KUA ini. Sebab menurutnya, dari tiga hal program Revitalisasi KUA, peningkatan kuantitas dan kualitas SDM adalah yang paling berat dilakukan.

"Ada tiga hal yang terkait dengan revitalisasi KUA, yaitu perbaikan infrastruktur KUA, perluasan cakupan layanan KUA, dan peningkatan kuantitas dan kualitas SDM KUA. Nah yang paling sulit itu adalah poin yg ketiga ini," ujar Hasanuddin.

Makanya, menurut Hasan, tidak heran jika dalam beberapa waktu belakangan ini Kemenag disibukkan dengan kegiatan peningkatan SDM KUA. Hasan menjelaskan, sebagai orang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, kualitas SDM di KUA harus senantiasa ditingkatkan, baik penghulu, penyuluh, jabatan fungsional umum, maupun pramubakti.

Hasan yang juga pendiri Alvara Research Center ini mengingatkan pesan yang selalu disampaikan oleh Gus Menag Yaqut, yakni perubahan yang dilakukan harus terlihat nyata, bukan sekedar kosmetik. Perubahan di KUA, ungkap Hasan, harus terlihat sebelum dan sesudah dilakukan revitalisasi.

Kepala Sub Direktorat Bina Kelembagaan KUA, Nur Afwa Sofia menyebutkan, kegiatan bimtek petugas layanan KUA kali ini merupakan angkatan kedua yang diikuti pegawai jabatan fungsional umum di 15 KUA perwakilan provinsi di Indonesia.

"Targetnya petugas layanan 100 KUA piloting Pusat Layanan Keagamaan tahun ini sudah terbimtek," ungkap Nur Afwa yang akrab disapa Evi ini seraya menambahkan, bimtek ini menghadirkan fasilitator dari Tim MarkPlus Insight. (Insan Khoirul Qolbi)