Menag Bantu 1, 4 Milyar Untuk Bangun Masjid dan Gereja di Ambon

Jumat, 15 Juni 2012 –

Foto

Ambon (Pinmas)— Kementerian Agama Republik Indonesia memberikan bantuan dana untuk pembangunan masjid dan gereja di kota Ambon sebesar 1, 4 milyar lebih. “Ada beberapa rumah ibadah yang belum selesai pembangunannya, sehingga perlu dibantu, dan dikembangkan,” ujar Menteri Agama Suryadharma Ali saat memberi sambutan pada acara syukuran atas suksesnya penyelenggaraan MTQ Nasional ke XXIV di Ambon, Maluku, Jum’at, (15/6).

Pemberian bantuan dana untuk penyelesaian pembangunan rumah ibadah diberikan langsung oleh Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali dan diterima langsung oleh para pimpinan masjid dan gereja kota Ambon.

Menag didampingi Sekjen Kemenag Bahrul Hayat, Dirjen Bimas Islam Abdul Djamil dan Dirjen Pendis Nur Syam, Wakil Gubernur Maluku Assegaf serta pejabat Kemenag,dan pejabat Maluku. Acara berlangsung di rumah makan Seafood Patui, Ambon, Provinsi Maluku.

Selain menyerahkan bantuan dana, Menag juga memberi apresiasi sebesar-besarnya kepada Pemerintah Maluku yang berhasil dan sukses menyelenggarakan pelaksanaan MTQ Nasional ke 24 di kota Ambon. “Begitu juga Presiden RI Bapak SBY memberikan apresiasi untuk keberhasilan pelaksanaan MTQ yang aman dan terciptanya kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama,” ujar Menag

Dikatakan Menag, bantuan yang tidak besar jumlahnya itu, kalau memang dikelola dengan baik, maka akan menjadi manfaat yang besar bagi pertumbuhan dan berkembangnya ajaran agama di Ambon. “Mudah-mudahan manfaatnya bisa dirasakan oleh semua masyarakat,” ujarnya.

Menag juga mengatakan, perbedaan bantuan dari tokoh agama, berbeda dengan bantuan dari tokoh lain. Kalau bantuan dari tokoh agama, semisal membantu 50 juta bisa menjadi 100 juta, bantuan 500 juta bisa jadi 1 milyar. “Jadi, semua itu semata-mata karena niat dan manfaatnya untuk membesarkan agama,” ujarnya

Sebelumnya, Kementrian Sosial juga memberi bantuan dana social yang diserahkan kepada Bupati atau Walikota se Maluku.

Lebih lanjut Menag mengatakan, ritual patita penting dilakukan, patita merupakan sebuah ritual sebagai bentuk syukur atas berhasilnya menyelenggarakan MTQ Nasional ke 24 di Ambon. “Jadi, patita seperti ini harus terus dijaga, karena dengan patita inilah kebersamaan dan kerukunan bisa terwujud,” ungkap Menag.

Begitu juga dengan kerukunan dan kebersamaan antar umat beragama, harus terjaga dan terus dibina, karena tanpa kerukunan dan kebersamaan, umat beragama bisa terpecah belah,dan siapapun tidak ingin terpecah belah.

Disisi lain, Wapres Budiono sudah berada ditempat acara MTQ Nasional untuk menutup secara resmi rangkaian penyelenggaraan MTQ pada malam ini. Sekaligus prosesi penutupan akan disertai pengumuman bagi juara-juara perlombaan MTQ Nasional ke 24 di Ambon, Maluku. (hud/ful).

    Bagikan    


Berita Terkait



Facebook  RSS  Twitter
©2011 Kementerian Agama Republik Indonesia