Kafilah DKI Jakarta Diprediksi Juara Umum MTQN Ambon

Jumat, 15 Juni 2012 –

Foto

Ambon (Pinmas)— Kafilah DKI Jakarta dipastikan merebut juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-XXIV setelah 20 qari-qariahnya tampil di babak final. DKI bersaing ketat dengan kafilah Banten, Kepulauan Riau, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) DKI Jakarta H Marullah Matali mengatakan di sela-sela pelaksanaan final MTQ Nasional ke-24 di Lapangan Merdeka Ambon Maluku, Kamis (14/6) malam.

Menurut Marullah, dari 20 peserta asal DKI Jakarta yang masuk final, dua diantaranya masuk final cabang bergengsi, yakni tilawah dewasa putra dan putri. “Saingan berat DKI adalah Banten yang menempatkan qari-qariahnya 17 orang. Disusul Provinsi Kepulauan Riau 13 orang. Selainnya di bawah itu.”

Namun, tentang siapa juara umum masih akan diumumkan pada saat penutupan Jumat malam ini. MTQ yang berlangsung 8-15 Juni 2012 akan ditutup oleh Wakil Presiden Boediono. Wapres kini sudah berada di Ambon. Ia didampingi Menteri Agama H Suryadharma Ali.

Berdasarkan data finalis berbagai cabang lomba yang masuk babak final golongan tilawah remaja putra adalah kafilah dari provinsi Sumatera Barat, Papua Barat dan DKI Jakarta; Tilawah Remaja Putri adalah dari Provinsi DKI Jakarta, Banten dan Kalimantan Selatan.

Golongan Tilawah Anak-anak yang masuk final adalah Jawa Barat, Kepulauan Riau dan Nusa Tenggara Barat. Sedangkan anak-anak putri yang masuk final adalah Provinsi Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, dan Jambi. Golongan Tartil Murotal ditempati provinsi Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, dan DKI Jakarta.

Untuk golongan cacat netra qari kafilah Provinsi Kepulauan Riau, NTB dan Lampung. Sedangkan qariah cacat netra provinsi Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara dan DKI Jakarta.

Golongan Qiraat Quran qari provinsi DKI Jakarta, Sumatera Utara, Nanggro Aceh Darussalam. Sedangkan qariah dimasuki Kepulauan Riau, Nanggro Aceh Darussalam dan Jawa Barat.

Babak final cabang Hifzhil Qur’an golongan 1 juz dan tilawah dimasuki kafilah Provinsi DKI Jakarta, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan. Sedangkan hafizhah Provinsi DKI Jakarta, Maluku dan Jawa Timur. Golongan 5 juz dan tilawah putra masuk final dari Provinsi Banten, DKI Jakarta dan Kepulauan Riau. Putri masuk final Provinsi Riau, Jawa Timur dan DKI Jakarta.

Tahfizh 10 juz putra masuk final provinsi Jabar, NTB, dan Jawa Tengah; 10 juz putri adalah Provinsi Jatim, Nanggro Aceh Darussalam, dan Riau.

Golongan Tahfizh 20 juz putra masuk final dari Papua Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah; 20 juz putri dari Banten, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Tahfizh 30 juz putra masuk final utusan dari Banten, Kepulauan Riau dan Riau. Putri masuk final dari Jawa Barat, Papua Barat dan Banten.

Wakil Maluku di Cabang Tafsir (tafsir Bahasa Arab) merebut posisi terbaik satu, dua dan tiga bersama mufassir dari Banten dan Jawa Barat. Mufassiroh dari provinsi Kalimantan Selatan, Jawa Timur, dan Kepulauan Riau juga merebut posisi terhormat.

Golongan tafsir bahasa Indonesia putra masuk final dari DKI Jakarta, Kepri dan jkawa Tengah; putri masuk final dari Banten, Kepri, dan Jawa Tengah.

Tafsir Bahasa Inggris putra masuk final dari Banten, DKI Jakarta dan Maluku. Putri masuk final dari DKI, NTB dan Jawa Tengah.

Cabang Syarhil Qur’an dikuasai kafilah Sumatera Barat, DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Sedangkan cabang bergengsi tilawah Qur’an dewasa putra dikuasai DKI Jakarta, Sumatera Barat dan Banten; Tilawah dewasa putri dari DKI Jakarta, Nanggro Aceh Darussalam, dan Sumatera Barat.

Berdasarkan ini DKI Jakarta yang menempatkan 20 qari-qariah, hafizh-hafizhah, mufassir-mufassirohnya dibabak final sangat memungkinkan meraih juara umum. (dik)

    Bagikan    


Berita Terkait



Facebook  RSS  Twitter
©2011 Kementerian Agama Republik Indonesia