Sabtu, 24 November 2007, 00:00 – Haji
Calhaj Hamil Asal Trenggalek Diizinkan Berangkat Haji

Surabaya, 24/11(Pinmas) – Jamaah Calon Haji (JCH) kloter 22 asal Trenggalek, Naima binti Abdul Kadir (33), yang masuk ke Asrama Haji Sukolilo dalam keadaan hamil, diijinkan untuk berangkat haji.

"Ketika diperiksa di RS Haji, hasil USG-nya menyatakan usia kehamilan kurang lebih 24 -25 Minggu, akhirnya oleh dokter PPIH direkomendasikan untuk berangkat," kata Kabid Kesehatan PPIH, dr Alda di Surabaya, Jumat. Sesuai dengan SKB Menteri Agama dan Menteri Kesehatan Nomor 458 Tahun 2000 dan 1652.A/MENKES-KESOS/SKB/XI/2000 tentang Calon Haji Wanita Untuk Melaksanakan Haji, JCH wanita hamil diijinkan untuk menunaikan ibadah haji dengan sejumlah syarat. Syarat tersebut adalah sudah mendapatkan suntikan vaksinasi meningitis dan usia kehamilannya antara 14 hingga 26 Minggu serta tidak tergolong dalam kehamilan risiko tinggi. Petugas PPIH sempat menemui JCH hamil yang juga seorang dokter itu di gedung E1 kamar 221, dan ibu satu anak asal Desa Slawe Watulino Trenggalek itu kemudian bercerita dengan didampingi suaminya dr Moro Prastyo. Menurut dia, waktu dirinya mendaftar belum hamil, kemudian ketika hamil dirinya mencari informasi yang diperbolehkan berangkat haji adalah usia kehamilan 14 hingga 26 Ahad. Sementara itu hingga Kloter 18, JCH yang telah terbang ke tanah suci dari embarkasi Surabaya ada 7.951 dan 90 petugas, sehingga total 8041 orang. PPIH Embarkasi Surabaya telah mencoba untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi para jamaah haji, mulai dari kamar ber-AC, jalan ber-kanopi dan ruang makan yang dilengkapi tempat duduk dan meja. (Ant/ts-MCH Jakarta)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.133605 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.54
Jumlah pengunjung: 13727997
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2014. Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.